Scroll untuk baca artikel
Berita

Koalisi Masih Dihitung, Ridwan Kamil Siap Jemput Takdir

110
×

Koalisi Masih Dihitung, Ridwan Kamil Siap Jemput Takdir

Share this article
koalisi-masih-dihitung,-ridwan-kamil-siap-jemput-takdir
Koalisi Masih Dihitung, Ridwan Kamil Siap Jemput Takdir

Koalisi Masih Dihitung, Ridwan Kamil Siap Jemput Takdir

Indonesiainside.id – Partai Golkar dan calon koalisinya masih berhitung untuk mengusung Ridwan Kamil sebagai calon gubernur di Jakarta atau Jawa Barat (Jabar). Meski elektabilitasnya di Jakarta rendah, Ridwan tetap siap menjadi penantang.

Example 300x600

Menurut dia, kalah atau menang adalah takdir Allah. Tak masalah kalah populer dari Anies Baswedan, bagi dia elektabilitas kandidat bukan indikator utama. Masalahnya, kata dia, antara Jakarta dan Jawa Barat masih dihitung.

“Yang sekarang dilakukan itu menghitung koalisi. Nah perhitungan itu masih dihitung khusus Jawa Barat dan DKI belum diputuskan, karena masih lobi-lobi,” kata mantan Gubernur Jabar ini di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu (10/7) malam.

Oleh sebab itu, dia akan tetap berikhtiar untuk meningkatkan elektabilitasnya di DKI Jakarta.

“Namanya ikhtiar mah harus dilakukan, itu tugas manusia. Takdir Allah, ya nanti di hari-H,” katanya.m

Dia meminta agar tak mengukur takdir berdasarkan hasil survei yang beredar. Hal itu disampaikan menyusul elektabilitasnya yang kian merosot dalam bursa Pilkada DKI Jakarta 2024.

Ia pun bercerita pernah mendapatkan elektabilitas 6 persen dua bulan sebelum Pilkada Kota Bandung 2013 lalu. Namun, elektabilitasnya kembali meroket hingga akhirnya keluar sebagai pemenang.

“Namanya elektabilitas itu naik turun kan. Dulu waktu Wali Kota Bandung H-2 bulan, saya cuman 6 persen. Pas hari-H (jadi) 45 persen. Jadi, tidak bisa mengukur takdir dengan survei hari ini,” kata Ridwan Kamil.

Mantan Gubernur Jawa Barat ini juga mengatakan seseorang yang punya elektabilitas tinggi saat ini belum tentu akan memenangkan kontestasi pilkada, begitu pula sebaliknya.

“Hari ini tinggi belum tentu menang, hari ini rendah belum tentu juga kalah. Poinnya sekarang tidak usah terlalu ngomongin elektabilitas,” ujarnya. (Aza)