
Ilustrasi. Foto: Istimewa
Allah SWT telah memberikan Nabi Muhammad SAW berbagai keistimewaan yang tidak diberikan kepada makhluk lainnya, baik sebelum maupun sesudah beliau. Tidak mengherankan, karena beliau adalah makhluk yang paling mulia di sisi Allah, nabi terbaik yang diutus-Nya, dan diutus untuk seluruh alam semesta.
INDONESIAINSIDE.ID – Di antara banyak keistimewaan Nabi Muhammad SAW, berikut adalah beberapa yang disebutkan dalam hadis shahih:
أُعْطِيتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ قَبْلِي: نُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مَسِيرَةَ شَهْرٍ، وَجُعِلَتْ لِي الأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا، فَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَدْرَكَتْهُ الصَّلاَةُ فَلْيُصَلِّ، وَأُحِلَّتْ لِي المَغَانِمُ وَلَمْ تَحِلَّ لِأَحَدٍ قَبْلِي، وَأُعْطِيتُ الشَّفَاعَةَ، وَكَانَ النَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً
“Aku diberi lima hal yang tidak diberikan kepada seorang pun sebelumku: Aku diberi kemenangan dengan rasa takut yang ditanamkan di hati musuh sejauh satu bulan perjalanan; dijadikan untukku bumi sebagai masjid dan alat bersuci; dihalalkan untukku harta rampasan perang, yang tidak dihalalkan bagi seorang pun sebelumku; aku diberi syafaat; dan setiap nabi diutus khusus untuk kaumnya, sedangkan aku diutus untuk seluruh manusia.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kemenangan dengan Rasa Takut
Salah satu keistimewaan Nabi Muhammad SAW adalah diberikannya rasa takut kepada musuh sejauh satu bulan perjalanan. Ini menunjukkan bahwa Allah SWT selalu menolong Rasulullah SAW, bahkan tanpa dukungan pasukan atau perlengkapan. Beberapa ulama, seperti Ibnu Hajar, berpendapat bahwa keistimewaan ini juga berlaku bagi umat Islam setelah beliau.
Bumi sebagai Masjid dan Alat Bersuci
Nabi Muhammad SAW juga diberi keistimewaan berupa dijadikannya seluruh bumi sebagai masjid dan alat bersuci. Ini berarti, setiap Muslim yang mendapati waktu salat bisa langsung menunaikannya di tempat mereka berada, berbeda dengan umat-umat sebelumnya yang hanya bisa beribadah di tempat-tempat tertentu.
Halalnya Harta Rampasan Perang
Keistimewaan lainnya adalah dihalalkannya harta rampasan perang bagi Nabi Muhammad SAW dan umatnya. Sebelum beliau, harta rampasan perang dikumpulkan dan dibakar, atau ditinggalkan sampai datang api dari langit untuk memakannya. Allah SWT menghalalkan harta rampasan perang ini sebagai bentuk kemuliaan bagi Nabi Muhammad SAW dan umatnya.
Syafaat Agung
Nabi Muhammad SAW juga diberi keistimewaan berupa syafaat agung. Syafaat ini diberikan kepada seluruh umat manusia di hari kiamat untuk meringankan mereka dari ketakutan dan penantian yang panjang sebelum hisab. Rasulullah SAW akan memberikan syafaat ketika semua nabi lainnya menolak untuk melakukannya. Keistimewaan ini disebutkan dalam banyak hadis, termasuk: “Aku adalah pemimpin anak cucu Adam pada hari kiamat, orang pertama yang akan keluar dari kubur, orang pertama yang akan memberi syafaat, dan orang pertama yang akan diterima syafaatnya.” (HR. Muslim)
Dakwah untuk Seluruh Umat Manusia
Keistimewaan lain yang dimiliki Nabi Muhammad SAW adalah bahwa beliau diutus untuk seluruh umat manusia, bukan hanya untuk kaumnya saja. Allah SWT berfirman: “Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.” (QS. Al-Anbiya [21]: 107) Dalam riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Aku diutus kepada setiap yang berkulit merah dan hitam.” (HR. Muslim)
Keistimewaan-keistimewaan Nabi Muhammad SAW sangat sesuai dengan syariat Islam yang dibawa oleh beliau. Islam adalah agama yang abadi, berlaku untuk seluruh umat manusia, dan merupakan agama yang moderat, tidak berlebihan dan tidak pula kurang. Syariat Islam menjadi saksi atas seluruh umat manusia di hari kiamat.
Ini adalah beberapa keistimewaan Nabi Muhammad SAW yang disebutkan dalam hadis, namun sebenarnya masih banyak lagi keistimewaan lainnya. Ibnu Hajar menyebutkan sekitar tujuh belas keistimewaan Nabi SAW dalam kitab-kitab sirah seperti “Zaad al-Ma’ad” karya Ibnu Qayyim dan “Subul al-Huda wa al-Rasyad” karya Al-Shalihi.
Keistimewaan-keistimewaan ini ada yang khusus untuk Nabi SAW saja dan ada yang juga berlaku untuk umatnya. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang senantiasa mengikuti petunjuk Nabi Muhammad SAW dan berjalan di jalan yang benar hingga hari kiamat. (MBS)
