Teknologi

Jual Barang di Facebook? Meta Bakal Wajibkan Verifikasi Wajah dan KTP

1
jual-barang-di-facebook?-meta-bakal-wajibkan-verifikasi-wajah-dan-ktp
Jual Barang di Facebook? Meta Bakal Wajibkan Verifikasi Wajah dan KTP
Foto: Inc Magazine

Teknologi.id – Meta akan menerapkan aturan baru bagi penjual di Facebook Marketplace. Ke depannya, pengguna yang ingin menjual barang pada kategori tertentu akan diwajibkan menjalani verifikasi identitas menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) dan pemindaian wajah (face verification) sebelum dapat memasang iklan.

Kebijakan ini difokuskan pada kategori barang berisiko tinggi dan bernilai besar, seperti elektronik, kendaraan, hingga properti. Langkah tersebut diambil Meta untuk meningkatkan keamanan transaksi sekaligus mengurangi maraknya penipuan di Facebook Marketplace.

Baca juga: Dua Model AI OpenAI Bobol Hugging Face Saat Uji Coba, Begini Kronologi Lengkapnya

Penjual Barang Tertentu Wajib Verifikasi Identitas

Selama ini, pengguna Facebook Marketplace cukup mengunggah foto dan informasi produk untuk mulai berjualan. Namun, melalui kebijakan baru ini, Meta akan menambahkan proses verifikasi identitas bagi penjual yang menawarkan barang pada kategori tertentu.

Penjual diwajibkan menyelesaikan verifikasi menggunakan KTP dan pemindaian wajah sebelum dapat menawarkan produknya.

Menurut Meta, proses tersebut bertujuan memastikan bahwa akun yang berjualan benar-benar dimiliki oleh orang asli sehingga identitasnya dapat dipertanggungjawabkan.

Alasan Meta Mewajibkan Verifikasi Wajah dan KTP

Meta menjelaskan bahwa kebijakan ini dibuat untuk mengurangi penyalahgunaan Facebook Marketplace oleh:

  • Akun palsu
  • Akun bot
  • Akun hasil peretasan
  • Pelaku penipuan yang menawarkan barang fiktif

Melalui proses verifikasi identitas, Meta berharap transaksi di Facebook Marketplace menjadi lebih aman sekaligus meningkatkan kepercayaan antara penjual dan pembeli.

Penjual Terverifikasi Akan Mendapat Label Verified Seller

Selain memperketat proses pendaftaran penjual, Meta juga akan memberikan label Verified Seller kepada akun yang berhasil menyelesaikan proses verifikasi.

Label tersebut menjadi penanda bahwa identitas penjual telah diverifikasi oleh Meta.

Meta menyebut akun yang memperoleh status Verified Seller akan diprioritaskan oleh algoritma Facebook sehingga produk yang dijual berpotensi lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli di sekitar lokasi penjual.

Meta Luncurkan Aplikasi Seller untuk Facebook Marketplace

Foto: Meta

Bersamaan dengan pengumuman kebijakan tersebut, Meta juga memperkenalkan aplikasi baru bernama Seller yang dirancang khusus untuk membantu pengguna mengelola aktivitas jual beli di Facebook Marketplace.

Aplikasi ini dibekali Meta AI yang dapat membantu penjual membuat judul produk, menyusun deskripsi, menentukan kategori, hingga memberikan rekomendasi harga hanya dengan mengunggah foto barang.

Selain itu, Seller juga menghadirkan berbagai fitur pendukung, antara lain:

  • Bulk Listing, untuk mengunggah banyak produk sekaligus.
  • Seller Home, untuk memantau pesanan dan aktivitas penjualan.
  • Unified Seller Inbox, untuk mengelola seluruh percakapan dengan pembeli dalam satu tempat.
  • Performance Insights, untuk melihat statistik performa toko dan penjualan.

Baru Tersedia untuk Pengguna iPhone di Amerika Serikat

Saat ini, aplikasi Seller baru tersedia melalui Apple App Store bagi pengguna iPhone berusia 18 tahun ke atas di Amerika Serikat.

Meta belum mengungkap kapan aplikasi tersebut akan diperluas ke negara lain, termasuk Indonesia.

Meski demikian, Meta menegaskan bahwa pengguna yang tidak menggunakan aplikasi Seller tetap dapat berjualan melalui aplikasi Facebook seperti biasa. Seluruh listing produk, riwayat percakapan, dan histori penjualan akan otomatis tersinkronisasi dengan akun Facebook dan tetap muncul di Facebook Marketplace.

Baca juga: MK Putuskan Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Rollover

Facebook Marketplace Kini Memiliki Lebih dari 430 Juta Listing Setiap Bulan

Peluncuran aplikasi Seller dilakukan bertepatan dengan hampir 10 tahun kehadiran Facebook Marketplace.

Menurut Meta, platform tersebut kini menampung lebih dari 430 juta listing setiap bulan di seluruh dunia. Sejak pertama kali diluncurkan sebagai tempat jual beli barang bekas, Facebook Marketplace telah berkembang menjadi salah satu platform yang dimanfaatkan jutaan pengguna untuk menjalankan usaha.

Kesimpulan

Melalui kebijakan baru ini, Meta berupaya meningkatkan keamanan transaksi di Facebook Marketplace dengan memastikan identitas penjual, khususnya pada kategori barang bernilai tinggi dan berisiko. Selain menghadirkan proses verifikasi menggunakan KTP dan pemindaian wajah, Meta juga meluncurkan aplikasi Seller untuk membantu pengguna mengelola toko dengan lebih mudah.

Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.

(dwk)

Exit mobile version