Inspirasi OOTD Instagramable paling nyaman buat berkunjung ke museum!

Kamu suka bingung nggak sih, pilih outfit ke museum yang cocok dan biar nggak monoton? Selain nyaman dipakai berkeliling seharian, outfit juga bisa tetap kece dan Instagramable, lho.
Apalagi sekarang banyak pameran seni dan galeri sejarah yang punya arsitektur estetik dengan pencahayaan yang pas buat foto OOTD. Sayang banget kan, kalau momen kunjunganmu jadi kurang maksimal cuma karena salah kostum atau pakai baju yang bikin gerah.
Scroll lebih lanjut buat tau pilihan outfit apa saja yang bisa kamu pakai saat museum date!
Inspirasi Outfit ke Museum Buat Cowok, Cewek Hijab dan Non-Hijab
Baik ke galeri seni, museum sejarah, atau jalan-jalan santai ke pameran instalasi kontemporer, pilihan pakaian berikut dijamin aman dan mudah dipadu-padan dari koleksi yang sudah ada di lemarimu!
1. Kemeja Oversized, Straight Jeans, dan Sneakers Putih
pinterest.com
Outfit ke museum paling aman adalah kombinasi kasual minimalis. Cukup gunakan kaus polos sebagai lapisan pertama, lalu tambahkan kemeja putih atau biru muda berpotongan oversized yang dibiarkan terbuka sebagai luaran. Paduan straight jeans dan sneakers putih akan memberikan kesan santai.
Agar penampilan makin maksimal, gunakan crossbody bag berukuran ringkas supaya tanganmu tetap bebas saat mengambil foto atau membaca deskripsi karya tanpa perlu repot membawa tas besar.
Bagi yang berhijab, cukup padukan dengan jilbab berwarna solid seperti stone atau abu-abu muda agar keseluruhannya tetap terlihat senada.
2. Knit Polo atau Cardigan dengan Tailored Wide-Leg Trousers
pinterest.com
Kalau agendamu adalah museum date atau menghadiri pembukaan galeri seni, gaya smart casual ini bisa dipilih. Perpaduan antara knit polo atau kardigan tipis akan memberikan tekstur lembut yang kontras dengan garis rapi dari tailored trousers.
Hasilnya, penampilanmu terlihat matang dan elegan tanpa terkesan kaku seperti memakai setelan kantor. Pasangkan pakaian ini dengan sepatu loafers atau ballet flats yang nyaman dipakai berjalan lama.
3. Kaus Hitam, Celana Relaxed, dan Overshirt Senada
Bagi yang sedang mencari ide outfit ke museum yang aman juga buat cowok dengan kesan minimalis kontemporer, cobain deh formula monokrom ini. Kamu nggak harus memakai warna hitam yang persis sama dari atas sampai bawah.
Cobalah bermain dengan gradasi warna, misalnya memadukan kaus hitam polos dengan celana relaxed berwarna charcoal, lalu tambahkan overshirt abu-abu gelap sebagai luaran. Siluetnya yang bersih membuat foto OOTD ke museum kamu akan terlihat menyatu sempurna dengan latar belakang galeri seni modern.
4. Midi Shirt Dress dan Cardigan Tipis
pinterest.com
Kalau enggan memikirkan kombinasi atasan dan bawahan, mengenakan midi shirt dress adalah pilihan yang paling oke. Kamu bisa menyampirkan kardigan tipis di bahu saat berada di luar ruangan, lalu mengenakannya saat masuk ke ruang pameran yang dingin.
Sebagai alas kaki, gunakan flat shoes yang sudah terbiasa dipakai adalah pilihan aman agar kaki tidak lecet selama berkeliling. Pilihan gaya ini juga mudah diterapkan sebagai outfit ke museum untuk cewek berhijab, yaitu dengan memilih shirt dress lengan panjang atau menambahkan legging yang ringan.
5. Graphic Tee, Rok Midi A-Line, dan Sneakers
pinterest.com
Kombinasi casual artsy ini sangat cocok untuk mengunjungi pameran ilustrasi atau acara komunitas kreatif. Mengenakan graphic tee dengan gambar seniman atau band favorit bisa menjadi detail menarik pada penampilanmu, lho.
Kamu bisa memanfaatkan kaus lama dari lemari dan memadukannya dengan sneakers serta kaus kaki bermotif minimalis. Terakhir, gunakan tote bag berukuran kecil.
6. Jaket Denim, Kaus Polos, dan Celana Chino
pinterest.com
Paduan ini adalah pilihan paling aman yang bisa dipakai oleh siapa saja. Kombinasi jaket denim sebagai luaran dan kaus polos memberikan kesan kasual yang tetap rapi saat masuk ke area pameran.
Bagi cowok, pasangkan dengan celana chino potongan lurus dan sepatu kasual. Sementara untuk cewek non-hijab, celana chino model high-waist bisa memberikan siluet yang lebih jenjang namun tetap santai.
Nah, bagi outfit ke museum hijab, gaya ini tinggal dipadukan dengan jilbab bertekstur kaus atau katun dengan warna netral seperti hitam atau krem. Agar penampilan secara keseluruhan tetap seimbang, pilih jaket denim dengan ukuran agak longgar (oversized) sehingga tetap nyaman dipakai bergerak seharian.
7. Kemeja Flanel dan Celana Cargo
pinterest.com
Kalau ingin datang ke museum dengan kesan yang lebih tangguh dan sedikit sentuhan streetwear, kemeja flanel adalah kuncinya. Gaya ini sangat populer sebagai outfit ke museum cowok dengan memadukan flanel bermotif kotak-kotak, celana cargo yang memiliki banyak saku, dan sepatu boots kulit atau kanvas.
Bagi cewek, gaya ini juga tidak kalah keren. Kamu bisa mengenakan kemeja flanel yang tidak dikancingkan dengan dalaman tank top untuk versi non-hijab. Sedangkan untuk versi hijab, kemeja flanel bisa dijadikan luaran di atas kaus lengan panjang bermaterial tipis. Pilih hijab pashmina hitam yang simpel agar tidak bertabrakan dengan motif kotak-kotak pada kemeja, ya.
8. Kemeja Batik atau Outer Tenun dengan Bawahan Netral
pinterest.com
Mengunjungi museum sejarah atau pameran budaya adalah momen paling pas untuk mengenakan kain lokal. Agar tidak terlihat terlalu formal seperti mau ke kondangan, kuncinya adalah membiarkan motif kain menjadi pusat perhatian, sementara sisa pakaian lainnya dibuat polos. Untuk cowok, kamu bisa memakai kemeja batik lengan pendek yang dipadukan dengan celana bahan berwarna krem atau hitam.
Bagi cewek non-hijab, pilihan outer tenun yang longgar di atas kaus putih polos dan celana kulot akan memberikan kesan smart casual yang anggun. Sementara untuk opsi outfit ke museum hijab, gaya ini tinggal dipadukan dengan jilbab berpotongan simpel yang warnanya diambil dari salah satu warna minor pada motif kain.
Nah, kalau kamu sudah memilih mana outfit ke museum yang pas dan paling nyaman, segera reservasi atau beli tiketnya, ya!
Selanjutnya, kalau kamu butuh rekomendasi lain seperti sepatu jogging Wanita, jangan lupa mampir ke Hipwee.
Penulis
Part time – Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time – menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.
Editor
Seorang SEO Specialist dan Editor dengan pengalaman lebih dari 5 tahun dalam optimasi website, pengelolaan konten, dan peningkatan performa SEO secara organik.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini
