
Teknologi.id – Huawei meluncurkan aksesori baru bernama Huawei All-in-One Charging Power Bank di China. Bukan sekadar menawarkan kapasitas baterai besar dan pengisian cepat, power bank ini memiliki fitur yang memungkinkan perangkat dilacak ketika hilang atau lupa diletakkan.
Huawei All-in-One Charging Power Bank hadir dengan kapasitas 12.000 mAh dan mendukung pengisian cepat hingga 100W. Perangkat ini juga menjadi power bank pertama Huawei yang dibekali fitur pelacakan lokasi.
Harga perangkat tersebut di China ditetapkan sebesar 399 yuan atau sekitar Rp1 jutaan.
Baca juga: Huawei MatePad Mini Resmi di Indonesia, Harga Rp 8,9 Juta Bonus Rp 4,5 Juta
Power Bank Huawei Bisa Dilacak Secara Offline
Salah satu fitur paling menarik dari power bank ini adalah kemampuan pelacakan secara offline menggunakan Bluetooth.
Ketika masih berada dalam jangkauan Bluetooth, pengguna ponsel Huawei dapat membuat power bank mengeluarkan suara untuk membantu menemukannya.
Jika perangkat sudah berada di luar jangkauan Bluetooth, sistem dapat menampilkan lokasi terakhir power bank di peta. Pada perangkat tertentu, informasi lokasi bahkan dapat menunjukkan lantai tempat power bank berada.
Fitur tersebut bisa berguna ketika pengguna lupa menyimpan power bank setelah bepergian atau tidak sengaja meninggalkannya di suatu tempat.
Terintegrasi dengan HarmonyOS
Fitur pintar Huawei All-in-One Charging Power Bank semakin lengkap ketika digunakan bersama perangkat Huawei yang menjalankan HarmonyOS 6.1 atau versi lebih baru.
Pengguna dapat melihat informasi seperti:
- Sisa kapasitas baterai power bank
- Kondisi kesehatan baterai
- Peringatan ketika suhu terlalu tinggi
- Notifikasi saat power bank tertinggal
- Pembaruan firmware
Pengelolaan perangkat juga dapat dilakukan melalui aplikasi Huawei AI Life.
Dengan integrasi tersebut, power bank tidak hanya berfungsi sebagai sumber daya cadangan, tetapi juga dapat dipantau melalui smartphone.
Mendukung Pengisian Cepat 100W
Dari sisi pengisian daya, Huawei All-in-One Charging Power Bank mendukung teknologi SuperCharge hingga 100W secara dua arah.
Artinya, power bank dapat mengisi perangkat lain dengan daya hingga 100W sekaligus dapat mengisi ulang baterainya sendiri dengan daya yang sama menggunakan adaptor yang kompatibel.
Huawei mengklaim daya 100W dapat mengisi baterai smartphone kompatibel seperti Huawei Mate 80 Pro hingga 85 persen dalam sekitar 30 menit.
Punya Kabel USB-C Bawaan
Huawei juga membuat power bank ini lebih praktis dengan menyematkan kabel USB-C yang terintegrasi langsung dengan bodi.
Kabel tersebut dapat ditempel secara magnetis ke bodi power bank ketika sedang tidak digunakan.
Selain kabel bawaan, tersedia satu port USB-C tambahan. Dengan begitu, pengguna dapat mengisi daya dua perangkat sekaligus.
Ketika kedua koneksi digunakan bersamaan, kabel USB-C bawaan mampu menyalurkan daya hingga 66W, sementara port USB-C tambahan mendukung hingga 40W.
Power bank ini juga mendukung pass-through charging, sehingga perangkat dapat diisi ulang sambil tetap digunakan untuk mengisi daya perangkat lain.
Dibekali Sistem Keamanan Baterai
Untuk menjaga keamanan saat digunakan pada daya tinggi, Huawei menggunakan sel baterai Whale dengan lapisan isolasi keramik.
Perangkat ini juga memiliki lima sensor suhu yang ditempatkan di area baterai, papan sirkuit, dan port pengisian.
Sensor tersebut berfungsi memantau temperatur selama proses pengisian.
Huawei turut menggunakan material grafit untuk membantu menjaga suhu tetap stabil ketika power bank bekerja pada pengisian daya hingga 100W.
Kabel Diklaim Tahan 10.000 Kali Tekukan
Kabel USB-C bawaan juga dirancang untuk penggunaan jangka panjang.
Huawei mengklaim kabel tersebut mampu bertahan hingga 10.000 kali siklus tekukan dan tarikan.
Dengan desain kabel yang menyatu dengan perangkat, pengguna tidak perlu selalu membawa kabel USB-C tambahan ketika ingin mengisi daya perangkat.
Baca juga: Honor Robot Phone Resmi Meluncur, Kamera Bisa Mengangguk hingga Ikuti Musik
Spesifikasi Huawei All-in-One Charging Power Bank
Secara keseluruhan, fitur utama Huawei All-in-One Charging Power Bank meliputi:
- Kapasitas: 12.000 mAh
- Pengisian cepat: hingga 100W
- Konektivitas: Bluetooth untuk pelacakan
- Kabel bawaan: USB-C
- Port tambahan: USB-C
- Pengisian dua perangkat: 66W + 40W
- Pass-through charging: tersedia
- Pelacakan: lokasi terakhir dan fitur pencarian melalui suara
- Sistem yang didukung: HarmonyOS 6.1 atau lebih baru untuk fitur pintar
- Aplikasi: Huawei AI Life
- Harga: 399 yuan atau sekitar Rp1 jutaan
Harga Huawei All-in-One Charging Power Bank
Huawei All-in-One Charging Power Bank saat ini diumumkan untuk pasar China dengan harga 399 yuan, atau sekitar Rp1 jutaan.
Belum ada informasi mengenai harga maupun ketersediaannya di pasar global, termasuk Indonesia.
Dengan kapasitas 12.000 mAh, pengisian cepat 100W, kabel USB-C bawaan, serta kemampuan melacak perangkat ketika hilang, power bank Huawei ini menawarkan fungsi yang lebih lengkap dibandingkan power bank konvensional.
Fitur pelacakan offline menjadi salah satu pembeda utamanya, terutama bagi pengguna yang sering lupa menyimpan power bank setelah digunakan.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
