Pada babak kedua, Persija Jakarta kembali tampil menekan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat tandukan Denis Kolinger.
Bek jangkung Persija itu memaksimalkan umpan set-piece yang dilepaskan Rayhan Hannan dari sisi kiri. Memaksimalkan posturnya yang tinggi, Denis Kolinger membuat Husna Al Malik harus memungut bola dari dalam gawang.
Setelah menyamakan kedudukan, Persija memastikan comeback hanya dua menit berselang. Kini giliran Denis Kolinger yang melepaskan assist yang mampu dimaksimalkan dengan baik oleh Rizky Ridho yang berdiri tanpa kawalan di pertahanan Persik.
Meski sempat mendapatkan tinjauan VAR setelah asisten wasit mengangkat bendera tanda offside, wasit pada akhirnya mengesahkan gol tersebut karena menganggap Rizky Ridho dalam posisi onside sebelum menerima bola di depan gawang Persik.
Intensitas permainan yang terus tinggi hingga masa injury time membuat Persija Jakarta sukses menambah satu gol lagi. Ivan Mamut yang baru masuk pada menit ke-90 berhasil mencetak gol ketiga Macan Kemayoran pada menit 90’+6.
Berawal dari tendangan panjang Nadeo Argawinata, bola dikejar oleh Kwon Chang-hoon. Pemain asal Korea Selatan itu kemudian menyodorkan bola kepada Ivan Mamut ketika memasuki kotak penalti Persik.
Sayangnya, gol ketiga Persija itu dianulir oleh wasit setelah tinjauan VAR memperlihatkan ada pelanggaran terhadap penyerang Persik Kediri, Jose Enrique, di dekat kotak penalti Persija sebelum Nadeo Argawinata melepaskan bola panjang.
Wasit memberikan tendangan bebas kepada Persik, dan menganulir gol yang dicetak Ivan Mamut. Pada akhirnya, Persija Jakarta memastikan kemenangan 2-1 dan meraih tiga poin dari pertandingan ini.
Persija Jakarta pun kukuh di puncak klasemen dengan 18 poin dari tujuh pertandingan yang sudah mereka jalani, unggul empat poin di atas Dewa United yang ada di posisi kedua.
