Jakarta, CNN Indonesia —
Jonatan Christie nyaris disingkirkan wakil Sri Lanka, Viren Nettasinghe pada babak 16 besar Asian Games 2026, Sabtu (26/9) malam WIB.
Netta tampil impresif. Sejak awal gim pertama, Jonatan dibuat kepayahan meladeni permainan silangnya. Saat bermain net, Netta juga tenang. Situasi ini membuat Netta unggul di awal permainan.
Bahkan, Netta sempat unggul tujuh angka atas Jonatan. Dalam pertandingan pada Minggu (27/9) dini hari, pukul 01:00 waktu Jepang atau tengah malam Sabtu (26/9) WIB tersebut Netta mendominasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jojo, sapaan akrab Jonatan, sempat memperkecil ketertinggalan, tetapi tak bisa mengejar. Gim pertama akhirnya dikuasi Netta atas Jonatan dengan selisih enam poin, 21-15.
Awal gim kedua pun berlangsung ketat. Jonatan mencoba lebih agresif, sempat memimpin, tetapi Jonatan pada akhirnya disalip. Interval gim kedua dikuasai Netta, 11-10.
Setelah jeda, Jonatan yang merupakan tunggal putra peringkat satu dunia, bermain lebih berani. Dari tertinggal, peraih medali emas Asian Games 2018 ini berbalik unggul 14-12.
Seperti mulai menemukan permainan terbaiknya, Jonatan mulai menjauh, hingga selisih lima poin. Pada akhirnya Jonatan menyudahi gim kedua dengan kedudukan 21-13.
Pada gim penentuan, Jojo memimpin pada awal permainan. Kejar-kejaran poin pun tercipta. Pada titik ini Jonatan memperlihatkan kematangannya atas penghuni peringkat ke-124 BWF tersebut.
Interval gim kedua diraih Jonatan, 11-7. Setelah rehat sebentar, Jonatan terus memperlebar jarak, tetapi bisa dipepet 14-12. Sejurus kemudian Netta tampak mulai kelelahan.
Jonatan mulai mengendalikan permainan dengan nyaman. Gi ketiga pun dikuasi Jonatan dengan skor 20-15. Dengan ini Jonatan lolos ke babak perempat final dengan susah payah.
Pada babak perempat final Jonatan akan berhadapan dengan atlet Singapura, Loh Kean Yew. Artinya pula ada dua tunggal putra di perempat final, Jonatan dan Alwi Farhan.
(abs)







