Berita

Hamas: Netanyahu Mestinya Ditangkap Bukan Diberi Panggung

125
hamas:-netanyahu-mestinya-ditangkap-bukan-diberi-panggung
Hamas: Netanyahu Mestinya Ditangkap Bukan Diberi Panggung

Hamas: Netanyahu Mestinya Ditangkap Bukan Diberi Panggung

Indonesiainside.id – Kelompok pejuang Palestina, Hamas menyampaikan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu semestinya ditangkap atas penjajahan yang dilakukan di tanah Palestina. Bukan malah diberi panggung berpidato di Kongres Amerika Serikat (AS)

Kelompok pejuang Palestina itu pun mengecam tindakan AS yang memberi kesempatan kepada kepala otoritas Israel itu untuk beridato di depan publik Negeri Paman Sam.

“Netanyahu seharusnya ditangkap sebagai penjahat perang dan diserahkan ke ICC (Pengadilan Kriminal Internasional), bukannya diberi kesempatan untuk memoles citranya di hadapan dunia dan menutupi pembunuhan massal dan pembersihan etnis di Gaza,” kata Hamas dalam pernyataannya, dikutip Jumat (26/7/2024).

Netanyahu menyampaikan pidato di Kongres AS pada Rabu (24/7/2024). Saat berpidato, hampir setengah dari anggota parlemen Demokrat di DPR dan Senat melakukan aksi keluar dari ruangan atau walk out sebagai protes terhadap perang dan kejahatan Israel di Jalur Gaza.

“Pidato Netanyahu mencerminkan kedalaman krisis militer, keamanan, dan internasional yang coba ia tutupi di depan publik dengan membenarkan kekalahan yang diderita oleh tentaranya di Gaza,” ujar Hamas.

Hamas menuduh Netanyahu berupaya mengklaim kemenangan palsu, seperti pembebasan beberapa sandera, sambil mengabaikan ‘pembantaian sadis’ yang dilakukan terhadap warga sipil di Rafah dan Nuseirat.

Untuk diketahui, Netanyahu tiba di AS pada Senin (22/7/2024). Adapun agenda yang telah disusun yakni dijadwalkan bertemu dengan Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris pada Kamis.

Dia juga akan bertemu dengan mantan Presiden Donald Trump di Florida pada Jumat, sebelum kembali ke Israel.

Exit mobile version