Pengusaha jalan tol Muhammad Jusuf Hamka membagikan sepatu baru gratis kepada masyarakat di Jakarta, Jumat (5/4/2024). Foto: Antara.
Indonesiainside.id – Partai Golkar akan mengusung nama bos jalan tol, Jusuf Hamka untuk maju di Pilkada Jakarta 2024. Terkait posisi sebagai calon gubernur (cagub) atau calon wakil gubernur (cawagub), akan ditentukan berdasarkan elektabilitas hasil survei nanti.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Lodewijk F Paulus mengatakan, nasib Babah Alun, sapaan akrab Jusuf Hamka, akan diumumkan dalam kurun waktu satu bulan ke depan.
“Masih ada waktu 1 bulan ini, 10 hari ke depan kita akan lihat survei Jusuf Hamka atau Babah Alun seperti apa,” kata Lodewijk dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/7/2024).
Dia menjelaskan, surat instruksi itu menuntut Jusuf Hamka untuk membangun koalisi yang akan dijadikan kekuatan politik dalam memperebutkan kursi gubernur Jakarta.
Babah Alun pun diinstruksikan untuk mencari pendampingnya yang dianggap layak untuk maju bersama di Pilkada Jakarta.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, selama satu bulan ke depan partainya akan menilai capaian survei dan jejaring koalisi yang telah dibentuk Jusuf Hamka.
Jika dalam penilaian Golkar dirasa sudah layak, maka partai akan memberikan Surat Keputusan (SK) pertanda Jusuf Hamka secara sah menjadi calon yang diusung Golkar.
“Nah kalau enggak dapat apa-apa ya sudah enggak jadi calon kan gitu,” kata Doli.
Bahkan tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memberikan surat instruksi kepada tokoh yang dianggap layak diusung Golkar.
“Bisa jadi (kasih surat instruksi ke calon lain) tapi selama ini kalau Golkar sudah keluarkan surat instruksi biasanya jadi SK,” ujarnya.







