Sementara Riki Togubu, putra daerah Tidore, memulai debut profesionalnya bersama Malut United di usia 27 tahun. Khoda, sapaan akrab Riki Togubu, masuk menggantikan Sony Norde pada menit ke-84.
“Terima kasih kepada coach Imran beserta jajaran pelatih yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk debut di Liga 1. Semoga dengan kesempatan ini saya bisa berkembang menjadi lebih baik,” ucap Riki Togubu.
Sang pelatih, Imran Nahumarury bilang keputusannya memainkan Khoda sudah dirancang sejak sesi latihan. “Saya menurunkan Khoda bukan karena dia putra daerah. Tetapi saya sudah menyiapkannya sejak beberapa hari terakhir. Dia punya kualitas dan layak diberikan kesempatan,” kata Imran.
Karetaker pelatih PSIS Semarang, Muhammad Ridwan, mengakui bahwa Malut United layak untuk memenangi pertandingan.
“Malut United berhak untuk memenangkan pertandingan. Mereka mendominasi serangan dan mampu menciptakan peluang dan memanfaatkannya dengan sangat baik,” ucap Ridwan.