Ringkasan:
-
Warga New York menyaksikan Elon Musk tiup raksasa di Times Square sebelum IPO SpaceX.
-
Patung tersebut menuduh AI SpaceX melakukan pornografi anak, sehingga menarik perhatian global dan tekanan peraturan.
-
Kelompok SAIN mengadakan pameran tersebut sebagai peringatan kepada investor tentang dugaan penutupan dan tanggung jawab Musk.
Warga New York terbangun dan menyaksikan pemandangan yang tidak biasa di Times Square pada Kamis pagi, di mana patung raksasa Elon Musk yang sedang bertelanjang dada dan sedang tersenyum muncul dalam semalam, hanya satu hari sebelum penawaran umum perdana SpaceX, yang akan menjadi yang terbesar dalam sejarah.
Patung tersebut memuat tuduhan blak-blakan berupa tato raksasa di badan dan punggungnya, bertuliskan “Grok SpaceX membuat pornografi anak AI.”
Pesan tersebut merujuk pada tuduhan bahwa Grok, chatbot xAI yang diakuisisi SpaceX awal tahun ini, memproduksi gambar seksual anak-anak. Kontroversi ini telah menarik upaya intervensi dari pemerintah di seluruh dunia, sehingga menambah tekanan peraturan pada saat yang kritis bagi perusahaan.
Kelompok di balik aksi tersebut, SAIN, membingkai tampilan tersebut sebagai pesan kepada Wall Street dan bukan sekedar publisitas sederhana. Dalam sebuah pernyataan, kelompok tersebut mengatakan patung itu dimaksudkan untuk memperingatkan investor bahwa Musk “membangun AI yang berbahaya dan eksploitatif, menutupi kerusakannya, menggabungkannya dengan SpaceX, dan sekarang menjual tanggung jawab tersebut kepada publik dengan harga $135 per saham.” Kelompok tersebut menambahkan bahwa pemegang saham SpaceX akan menghadapi tuntutan hukum, investigasi, dan denda peraturan terkait Grok, dan menyebut tiupan tersebut sebagai metafora yang tepat untuk “menggembung, penuh dengan udara panas” dan dapat meledak kapan saja.
Musk sebelumnya telah membantah tuduhan tersebut. Pada bulan Januari, dia mengatakan siapa pun yang menggunakan Grok untuk membuat konten ilegal akan menghadapi konsekuensi yang sama seperti siapa pun yang mengunggah konten ilegal. SpaceX tidak menanggapi permintaan komentar dari Business Insider.
Waktunya tepat menjelang debut pasar yang sudah dalam pengawasan ketat. Musk dilaporkan mengharuskan bank, firma hukum, dan auditor bersaing untuk mendapatkan peran dalam IPO untuk membeli langganan Grok, sebuah pengaturan yang dikonfirmasi ke The New York Times oleh empat orang yang mengetahui kesepakatan tersebut. Masih harus dilihat apakah balon tersebut akan mengubah pikiran investor, namun hal ini menjamin bahwa masalah Grok akan menjadi perbincangan di Times Square kurang dari 24 jam sebelum bel pembukaan.






