Dengan posisi sebagai tim inferior, Arab Saudi dan Irak merasa di atas angin. Cara apapun akan dilakukan. Meskipun harus memprovokasi secara verbal maupun fisik.
“Sebagai mantan pemain, saya pernah merasakan tekanan provokasi lisan dan fisik dari lawan. Saya kira itu pasti juga dialami pemain Timnas Indonesia. Kuncinya mereka jangan ladeni ancaman itu. Fokus saja di permainan,” kata Singgih Pitono.
Eks striker Arema ini pernah diskorsing selama dua tahun gegara meladeni permainan kasar Lulut Kistono yang membela Mitra Surabaya.
“Awalnya saya diam saja. Tapi lama-lama permainan kasar Lulut sudah sengaja mencederai. Saya terpaksa harus melawan. Dan kami berdua diskorsing. Saya dua tahun, Lulut tiga tahun. Nah, pengalaman seperti jangan sampai terjadi pada pemain Timnas Indonesia,” ujarnya.



