Scroll untuk baca artikel
Berita

Di Tengah Ancaman Hukuman FIFA, Paredes Berulah Lagi

webmaster
1
×

Di Tengah Ancaman Hukuman FIFA, Paredes Berulah Lagi

Share this article
di-tengah-ancaman-hukuman-fifa,-paredes-berulah-lagi
Di Tengah Ancaman Hukuman FIFA, Paredes Berulah Lagi

Jakarta, CNN Indonesia

Gelandang timnas Argentina, Leandro Paredes, kembali berulah di tengah ancaman hukuman FIFA terkait insiden usai Piala Dunia 2026.

Example 300x600

Setelah bermain di Piala Dunia 2026, Paredes langsung memperkuat klubnya, Boca Juniors. Pada awal pekan ini, Boca Juniors melawan Newell’s Old Boys di Stadion Marcelo Bielsa.

Pada matchday ketiga Liga Argentina itu kedua tim bermain imbang 2-2. Pertandingan tersebut diwarnai dengan kartu kuning Paredes yang kontroversial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video yang viral di media sosial, Paredes memulai keributan di lapangan setelah terlihat dengan sengaja menendang bola ke arah lawan yang terjatuh.

Ketika pemain yang dilanggar itu baru kembali berdiri dan membelakangi Paredes, mantan pemain Paris Saint-Germain itu langsung menendang bola ke arahnya.

Insiden itu terjadi pada menit ke-68 saat Boca Juniors yang tertinggal 1-2 dari tuan rumah Newell’s Old Boys. Akibat perilaku buruk itu Paredes diganjar kartu kuning oleh wasit Andres Merlos.

Kontroversi di Piala Dunia 2026 seperti tidak membuat Paredes jera. Saat ini pemain 32 tahun tersebut sedang dalam bayang-bayang hukuman FIFA karena terlibat keributan dengan pemain Spanyol usai final Piala Dunia 2026.

Setelah laga final Piala Dunia 2026 usai, pemain Spanyol hendak berselebrasi. Namun beberapa pemain La Albiceleste membuat keributan.

[Gambas:Instagram]

Paredes jadi salah satu yang terlibat karena disebut menendang dan mencekik Eric Garcia. Tidak hanya itu, Paredes juga membanting dan nyaris memukul Gavi.

Akibat tindakan itu, Paredes bisa didakwa dengan Pasal 14 Kode Disiplin FIFA yang menyatakan setiap serangan individu bisa dihukum minimal 3 pertandingan. Paredes didakwa dengan tuduhan yang membuatnya bisa dilarang bermain dalam 9 pertandingan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/jun)