Indonesiainside.id – Sekitar pukul 21.06, areal mathaf sudah dipadati jamaah. Selain thawaf, jamaah menyaksikan langsung upacara pergantian kiswah ka’bah 1 Muharram 1446 H.
Sekitar pukul 23.00 waktu Arab Saudi, tampak para petugas berjajar di tiap sisi atap Ka’bah. Satu persatu tali tambang besar nan kokoh mulai terjulur ke bawah.
Tepat pukul 00.00 waktu setempat, kiswah atau kain hitam penutup Ka’bah berganti. Satu per satu kiswah baru pun ditarik ke atas, menutupi kain penutup lama. Kemudian, perlahan kain penutup lama diturunkan.
Ka’bah tidak sampai tampak telanjang karena kain penutup yang baru dipasang terlebih dahulu sebelum akhirnya para petugas menurunkan kain penutup yang lama. Berdasarkan pantauan, hingga pukul 01.00, Ahad (7/7/2024) dinihari, prosesi ini belum selesai.
Biasanya, prosesi ini memakan waktu lebih dari lima jam hingga kain kiswah baru terpasang apik menutupi Ka’bah. Para pekerja dengan telaten akan mulai merapikan dan menjahit sisi-sisi kiswah agar dapat menutup sempurna Ka’bah.
Dilansir dari Saudi Gazzete, sebanyak 159 teknisi dan perajin akan mengikuti prosesi penggantian kiswah. Sementara itu, lebih dari 200 pengrajin dan administrator Saudi yang berkualifikasi dan terspesialisasi bekerja untuk memproduksi kiswah baru di Kompleks Raja Abdulaziz untuk Kiswah Ka’bah Suci, yang terletak di lingkungan Umm Al-Jud di Makkah.
Para karyawan ini mengerahkan upaya tak kenal lelah untuk menyelesaikan berbagai tahapan pembuatan kiswah. Tahapan tersebut terutama meliputi: penyulaman ikat pinggang Ka’bah, menenun kain dengan tangan dan mesin, mencetak, mengalungkan, dan mewarnai.
Kiswah ini membutuhkan sekitar 1.000 kilogram sutra mentah yang diwarnai hitam pada bagian kompleksnya, 120 kilogram kawat emas, dan 100 kilogram kawat perak. Kiswah terdiri dari empat lembar kain yang masing-masing lembar menutupi salah satu sisi Ka’bah, dan lembar ke-5 merupakan tirai yang dipasang pada pintu Ka’bah.
Sebelum pergantian kiswah tahunan, upacara penyerahan kiswah telah dilakukan bulan lalu. Atas nama Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman, Wakil Emir Makkah dan Wakil Ketua Komite Haji Pusat Pangeran Saud bin Mishal menyerahkan kiswah kepada wakil penjaga senior Abdul Malik Al-Shaibi pada tanggal 18 Juni.
Kiswah setinggi 14 meter, pada sepertiga atasnya terdapat ikat pinggang dengan lebar 95 sentimeter dan panjang 47 meter, terdiri dari 16 buah yang dikelilingi hiasan segi empat kaligrafi.
Sejak 1 Muharram 1444 H yang kala itu bertepatan dengan tanggal 30 Juli 2022, Pemerintah Arab Saudi memang melakukan penggantian kiswah ka’bah setiap awal Muharram. Begitu pula malam ini, jelang pergantian tahun Hijriah.
Sebelumnya, kiswah diganti setiap tanggal 9 Dzulhijjah ketika jemaah haji sedang menunaikan wukuf di Arafah. Tradisi ini berubah setelah Raja Salman memerintahkan penggantian kiswah tiap awal tahun baru Hijriah.
Penjagaan Diperketat
Sekitar pukul 22.00 WAS, penjagaan area sekitar Baitullah semakin diperketat. Petugas juga menutup sejumlah pintu masuk ke lantai dasar dan lantai 1 Masjidil Haram. Ratusan personel Pasukan Khusus Haji dan Umrah tampak mulai memasuki areal mathaf.
Tampak electric scissor lift atau tangga gunting elektrik yang naik-turun di sisi-sisi Ka’bah. Para petugas tampak mulai melonggarkan ikatan-ikatan kain penutup ka’bah tersebut.
Tautan kain kiswah dari sisi yang satu dengan yang lain pun mulai terlepas. Dinding ka’bah pun mulai sedikit terekspose. Ribuan mata tak sabar menyaksikan momentum sakral tersebut.
Penjagaan keamanan selama kegiatan penggantian kiswah pun tidak main-main. Tepat dari areal seberang multazam, ratusan petugas keamaan Masjidil Haram berbaris.
Perlahan, mereka mulai bergerak mengelilingi Ka’bah. Dua lapis pagar portable pun dibuat mengelilingi Ka’bah, dengan jarak sekitar tiga sampai enam meter dari dindingnya.
Para petugas keamanan yang mengitarinya, menambah jarak antara Ka’bah dengan para jemaah. Meski demikian, jamaah yang sudah berada di dekat Ka’bah bisa melanjutkan ritual tawaf sembari menikmati detik-detik penggantian kiswah dari dekat.
Di beberapa sudut juga tampak para jamaah yang berfoto dengan latar belakang Ka’bah dan para petugas keamanan. Sembari menunggu momentum pergantian kiswah, jamaah melakukan berbagai aktivitas, seperti thawaf, membaca Al-Qur’an atau sekadar berzikir saja. (MCH Kemenag/ Aza)
