Berita

Desain Garuda IKN Dianggap Mistis, Begini Penjelasan dan Filosofi soal Seninya

259
desain-garuda-ikn-dianggap-mistis,-begini-penjelasan-dan-filosofi-soal-seninya
Desain Garuda IKN Dianggap Mistis, Begini Penjelasan dan Filosofi soal Seninya

Ibu Kota Nusantara (IKN)

Ibu Kota Nusantara (IKN)

Indonesiainside.id – Desain Istana Garuda dipilih dari karya Nyoman Nuarta, yang menggambarkan burung Garuda dengan sayap yang terbentang. Desain ini dianggap sebagai “sesosok rumah” yang melambangkan burung Garuda, simbol persatuan dan kekuatan Indonesia.

Namun desain Istana Garuda itu menuai kritikan dari sejumlah pihak dan netizen. Banyak yang mengait-ngaitkan bangunan mistis pada bangunan garuda di Istana IKN.

Mereka menilai bahwa bentuk desain ini mirip kelelawar dan memiliki aura mistis.

Bukan hanya itu, ada juga kritik dari netizen lain yang menyampaikan pendapatnya bahwa bangunan Istana Garuda di IKN adalah bangunan yang buruk, bahkan dianggap yang terburuk yang pernah ada.

Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono merespons anggapan di media sosial mengenai Istana Garuda dianggap mistis.

“Kalau menurut Nyoman Nuarta, itu nanti kalau kena oksidasi akan jadi hijau seperti GWK. Itu kan perunggu yang akan dikenai cairan, nanti dia beroksidasi menjadi lebih hijau, menjadi seperti GWK,” kata Basuki.

Akun resmi @ikn_nusantarainfo memberikan edukasi perihal komentar netizen yang menyamakan Desain Istana Garuda mistis.

“Kita beri edukasi untuk Netizen +62 yang masih kurang membaca dan mencari Informasi. Maafkan komentar-komentar tersebut karena mereka tidak paham soal seni dan proses oksidasi,” tulis akun resmi IKN.

Disebutkan pula bahwa proses oksidasi itu akan berubah dalam kurun waktu tertentu.

“Sebelum berkomentar, ada baiknya cari info dulu tentang proses oksidasi itu apa,” tulisnya.

“Saya ambil foto dari postingan akun @garuda.amerta yang menunjukkan bahwa Patung Liberty saat pertama kali dibangun juga bewarna coklat kemerahan, sama seperti warna patung garuda di IKN saat ini. Proses oksidasi ini tidak berlangsung selama setahun, dua tahun namun bisa sampai puluhan tahun,” bunyi keterangan akun IKN.

Exit mobile version