Daihatsu tutup tahun 2025 dengan gemilang. Dominasi penjualan Daihatsu kuasai 31,8% pasar mobil di bawah Rp300 juta dan mencatat kenaikan ekspor 13% ke lebih dari 60 negara.
OLX News – Di tengah tantangan pasar otomotif nasional sepanjang tahun 2025, Daihatsu membuktikan diri sebagai merek yang paling mengerti isi dompet mayoritas konsumen Indonesia. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menutup tahun buku 2025 dengan catatan positif, mempertahankan posisi nomor dua dalam penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut.
Namun, ada fakta yang lebih menarik ketimbang sekadar peringkat kedua. Data menunjukkan bahwa Daihatsu adalah penguasa mutlak di segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta. Di kategori yang menyumbang hampir setengah dari total pasar otomotif nasional ini, Daihatsu memegang pangsa pasar (market share) sebesar 31,8 persen. Angka ini menegaskan posisi Daihatsu sebagai pilihan utama bagi masyarakat yang mencari kendaraan value for money, baik untuk kebutuhan keluarga maupun operasional bisnis.
Baca Juga:
Daihatsu Gelar Kontes Adu Skill Mekanik Terbaik Se-Indonesia
Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan konsumen yang konsisten tersebut.
“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang mempercayakan Daihatsu sebagai Sahabat mobilitas harian maupun bisnis,” ujar Sri Agung dalam acara Media Gathering di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Gran Max dan Sigra Jadi Tulang Punggung

Secara total, Daihatsu membukukan penjualan ritel sebanyak 137.835 unit sepanjang 2025, mengamankan market share nasional sebesar 16,5 persen. Lantas, siapa pahlawan penjualan mereka?
Jawabannya ada pada model-model fungsional. Gran Max series menjadi primadona bagi para pebisnis, mendominasi segmen Commercial Low dengan total penjualan 61.871 unit atau menguasai 65 persen pangsa pasar di kelasnya.
Sementara itu, di segmen mobil penumpang hemat energi (LCGC), duet maut Sigra dan Ayla terjual sebanyak 47.901 unit. Di kelas SUV medium dengan harga di bawah Rp300 juta, Terios masih menjadi juara dengan penjualan 15.557 unit, menguasai sekitar 45 persen pangsa pasar di kategorinya.
Mobil Buatan Indonesia yang Laris di Luar Negeri
Kabar baik tidak hanya itu saja. Kualitas produksi pabrik ADM di Indonesia juga makin diakui di dunia. Sepanjang 2025, Daihatsu berhasil mengekspor lebih dari 124 ribu unit kendaraan dalam bentuk utuh (CBU) ke lebih dari 60 negara.
Baca Juga:
Incar Mobil Baru Buat Lebaran? Promo Daihatsu DAIFIT 2026 Tawarkan Hadiah Umrah Gratis
Angka ini melonjak 13 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Filipina menjadi destinasi ekspor terbesar, disusul oleh Jepang, yang dikenal punya standar kualitas sangat ketat, dan Meksiko. Fakta bahwa mobil rakitan Indonesia bisa diterima baik di pasar Jepang menjadi bukti bahwa standar manufaktur ADM sudah berada di level global.
Dukungan layanan purnajual yang masif, mulai dari 260 outlet hingga ratusan bengkel resmi yang tersebar di pelosok negeri, menjadi kunci lain mengapa konsumen tetap setia.
Bagi Daihatsu, tahun 2025 bukan sekadar soal angka penjualan, melainkan pembuktian bahwa mereka adalah merek yang paling relevan dengan kebutuhan dan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia saat ini. (Z)






