Misteri

Bukan Fiksi

162
Bukan Fiksi

Denis Loyd berjalan tergesa-gesa menuju sebuah hotel yang berada di ujung jalan. Akhir Desember lalu ia mendapatkan sebuah surat dari seorang pria yang memohon bantuannya. Denis sebelumnya memang pernah melihat wajahnya, tapi ia tak mengenal pria tersebut secara pribadi.

Begitu sampai di depan hotel, Denis segera masuk ke lobinya. Ia memang datang terlambat. Sang pengirim surat mengatakan kalau ia akan menunggu di lobi tersebut. 

Ruangan itu cukup besar dan ada beberapa orang yang tengah duduk di sana. Denis mencari-cari di mana orang yang mengirimkan surat itu berada. Dilihatnya memang ada beberapa orang yang duduk sendirian tampak tengah menunggu.

Dari kejauhan, Denis akhirnya mengenali orang tersebut. Ia duduk seorang diri di pojok sebuah sofa sambil membaca koran. Tapi ada yang aneh dengan caranya membaca. Ia membaca dengan jarak yang sangat dekat dan juga agak miring ke kanan. 

Selain itu penampilannya memang terlihat agak menakutkan. Dengan kumis tebal ditambah sorot mata yang tajam dan tatapan yang mencurigakan, siapa pun pasti mengira pria itu adalah seorang kriminal. Beberapa mungkin akan mengatakan kalau dia psikopat berdarah dingin. Denis pun segera sadar karena alasan itulah ia ingin bertemu.

* Ini adalah cerita teka-teki seperti biasa. Silahkan tebak, kasus apa ini sebenarnya.

** Batas waktu terakhir : Kamis, 15 April 2021 pukul 10.00. Gunakan kemampuan analisis kalian..^^ Selamat menebak!!

P.S.: Apakah ada yang berhasil menebak teka-teki Enigma kemarin?? Tolonglah dishare jawabannya..^^

Eya Mystery and World History Enthusiast

Exit mobile version