Scroll untuk baca artikel
Sepakbola

BRI Super League: Ditinggal Manajer, PSIM Fokus Rampungkan Sisa Musim dengan Maksimal

webmaster
3
×

BRI Super League: Ditinggal Manajer, PSIM Fokus Rampungkan Sisa Musim dengan Maksimal

Share this article
bri-super-league: ditinggal-manajer,-psim-fokus-rampungkan-sisa-musim-dengan-maksimal
BRI Super League: Ditinggal Manajer, PSIM Fokus Rampungkan Sisa Musim dengan Maksimal

Bola.com, Yogyakarta – Manajemen PSIM Yogyakarta memastikan tetap menjaga fokus tim meski ditinggal sang manajer, Razzi Taruna, menjelang berakhirnya BRI Super League 2025/2026.

Razzi resmi mengumumkan pengunduran diri melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis (30/4/2026). Momen itu datang tak lama setelah PSIM menelan kekalahan tipis 0-1 dari Persita Tangerang pada pekan ke-30 BRI Super League.

Example 300x600

Direktur Utama PSIM, Liana Tasno, mewakili manajemen menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi Razzi selama tiga tahun terakhir. Ia menilai peran Razzi cukup penting dalam perjalanan tim.

“Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan perjuangan Razzi bersama Laskar Mataram. Kami sangat menghargai keputusan pribadinya dan mendoakan yang terbaik untuk Razzi ke depannya,” ujar Liana.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Transisi Tetap Terkendali

Selama mengemban tugas sebagai manajer tim, Razzi terbilang sukses mengawal perjalanan PSIM. Satu di antara pencapaian terbesarnya ialah membawa klub kebanggaan Kota Gudeg itu menjuarai Liga 2 2024/2025.

Manajemen PSIM bergerak cepat menyikapi perubahan di level ofisial. Liana Tasno memastikan bahwa seluruh standar operasional klub tetap berjalan sesuai rencana dan tidak mengganggu stabilitas tim.

Menurutnya, dinamika pergantian dalam struktur organisasi merupakan hal wajar dalam dunia sepak bola. Oleh karena itu, klub telah menyiapkan mekanisme transisi agar tetap berjalan mulus.

“Di PSIM, kami selalu mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan visi jangka panjang. Perubahan adalah hal lumrah dalam ekosistem sepak bola, sehingga kami siap mengelola masa transisi dengan sebaik mungkin,” katanya.

Fokus Tuntaskan Musim

Lebih lanjut, manajemen menegaskan fokus utama saat ini adalah menuntaskan sisa kompetisi dengan hasil maksimal. Selain itu, persiapan menuju musim depan juga mulai disusun sejak dini.

Tim berjuluk Laskar Mataram itu masih harus berjuang di empat laga tersisa musim ini. PSIM dijadwalkan bersua Persib Bandung, Malut United, Madura United, dan Arema FC.

PSIM saat ini menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin. Armada Jean-Paul van Gastel itu membukukan sembilan kemenangan, 12 imbang, dan sembilan kekalahan sejauh ini.

“Fokus utama kami saat ini adalah merampungkan sisa laga musim ini dengan maksimal, mempersiapkan tim untuk musim depan, serta konsisten mengembangkan pembinaan usia muda,” ucap Liana.

Simak Persaingan Musim Ini: