Bingung pilih Wuling Eksion tipe apa? Simak bedah lengkap spesifikasi Wuling Eksion, dari mesin EV hingga PHEV, plus perbedaan fitur varian CE dan EX di sini!
OLX News – Kehadiran Wuling Eksion di pasar otomotif Tanah Air sukses mencuri perhatian para pencinta Sport Utility Vehicle (SUV). Berstatus sebagai SUV 7-penumpang pertama di Indonesia yang mengusung dua pilihan teknologi mesin masa depan (EV dan PHEV), mobil ini langsung menjadi incaran banyak keluarga.
Model ini boleh dibilang kebanjiran fitur yang mungkin membuat calon konsumen merasa sedikit kebingungan dalam menentukan pilihannya.
Baca Juga: Harga Wuling Eksion Hanya Rp 389 Juta! Khusus Bagi 2.000 Pembeli Pertama
Untuk memudahkan pilihan, mari kita bedah satu per satu spesifikasi canggih yang dibawa oleh SUV bongsor ini, serta perbedaan di masing-masing tipe, CE dan EX berdasarkan pemaparan langsung dari Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.
Desain Gagah di Atas Rancang Bangun WFMS

Wuling Eksion dibangun di atas fondasi atau platform terbaru bernama WFMS, yang sebelumnya juga dipakai pada model Wuling Darion. Rancang bangun ini memberikan keluwesan luar biasa dalam hal elektrifikasi sekaligus menjamin keamanan rangka.
Dari luar, mobil ini membawa konsep desain otot mengalir (muscular flowline). Tarikan garis tegas dari ujung kap mesin hingga buritan memancarkan aura tangguh. Wajahnya makin ikonik berkat sorot lampu depan dan lampu kombinasi belakang bermotif X-shape.
Secara dimensi, Eksion memiliki panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.755 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 2.810 mm. Mobil ini menggunakan velg paduan aluminium berukuran 18 inci yang dibalut ban ukuran 215/55.
Menariknya, ada trik mudah untuk membedakan varian PHEV dan EV saat berpapasan di jalan. “Perbedaannya ada di bagian bemper depan dan velg. Varian PHEV pakai desain honeycomb grill, sementara EV punya konsep bemper lebih rata (tertutup) untuk membelah angin, dipadukan velg palang lima,” jelas Aji di Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2026).
Kabin Lega Bertabur Fitur Sultan
Masuk ke area penumpang, interior bernuansa Walnut Brown dan Carbon Black langsung menyambut. Pabrikan ini tidak pelit memberikan material empuk (soft touch) pada area dasbor dan panel pintu.
Pusat kendali hiburan dan fitur terpusat pada layar sentuh raksasa berukuran 12,8 inci, didukung oleh layar informasi pengemudi 8,8 inci di balik setir kemudi yang sudah berlapis kulit.
Kenyamanan baris pertama sangat diperhatikan berkat jok yang bisa diatur secara elektrik, lengkap dengan fitur ventilated seat. Baris ketiga pun tidak dianaktirikan karena semburan hawa sejuk AC tetap mengalir hingga ke belakang.
Bagi keluarga yang suka membawa barang bawaan super banyak, lipat saja kursi baris kedua dan ketiga. Ruang lantainya akan rata, menciptakan kapasitas bagasi raksasa hingga 1.788 liter yang pintu belakangnya sudah pakai power tailgate yang buka tutup otomatis.
Baca Juga: First Impression Wuling Eksion: SUV Irit nan Mewah Pakai Jendela Atap, Daya Jelajah Diklaim Tembus 1.000 KM Lebih!
Performa: Baterai Raksasa vs Jelajah 1.000 KM
Teknologi paling menarik tentu ada di balik kap mesinnya. Wuling Eksion membebaskan pembeli untuk memilih dua jenis dapur pacu sesuai gaya hidup:
Varian EV (Listrik Murni)
Dibekali motor listrik 150 kW dengan torsi besar 310 Nm. Kapasitas baterainya mencapai 69,2 kWh, sanggup melaju hingga 530 kilometer dalam sekali pengecasan.
Varian PHEV (Plug-in Hybrid)
Mengawinkan mesin bensin 1.500 cc dengan baterai 20,4 kWh. Varian ini sangat irit karena bisa berjalan murni dengan tenaga listrik sejauh 125 kilometer. “Jarak tempuh baterai di model PHEV ini sudah lebih dari cukup untuk mobilitas di dalam kota sehari-hari tanpa harus isi bahan bakar,” jelas Aji.
Namun, jika bensin dan baterai terisi penuh, mobil ini bisa diajak menjelajah hingga lebih dari 1.000 kilometer!
Kedua varian ini juga sudah mendukung soket pengisian cepat (fast charging) tipe CCS2.
Soal keamanan, rangka mobil ini dibangun menggunakan 75 persen baja berkekuatan tinggi. Keselamatan aktifnya dikawal oleh peranti asisten pengemudi pintar (ADAS) tingkat dua. Fitur ini bisa mengatur jarak otomatis dengan mobil di depan (ACC), hingga menahan setir agar tidak keluar jalur (IDA).
Perbedaan Varian CE vs EX: Pilih Sesuai Kebutuhan
Pihak Wuling membagi tiap mesin (EV maupun PHEV) ke dalam dua trim berbeda: tipe CE (standar) dan EX (tertinggi). Selisih harga keduanya rupanya sangat memengaruhi kelengkapan fitur di dalam kabin.
Bagi calon pembeli yang mengincar trim atas alias Varian EX, berikut adalah daftar fitur mewah yang tidak akan ditemukan pada tipe standar (CE):
- Pintu bagasi elektrik otomatis (Power Tailgate).
- Atap kaca tembus pandang berukuran besar (Panoramic Sunroof).
- Kaca samping dan belakang dengan fitur penolak silau (Low Light Tint Glass).
- Pilihan warna bodi dua nada (Two-tone Body Color).
- Fasilitas pengisian daya ponsel tanpa kabel 50 W.
- Sistem sensor pengemudi pintar (ADAS/Adaptive Cruise Control).
- Kamera mundur dan pemantau 360 derajat.
- Pendingin punggung di kursi depan (Ventilated Seat).
- Pengaturan kursi elektrik untuk penumpang depan (tipe CE hanya untuk pengemudi).
- Enam titik kantong udara (tipe CE hanya dibekali 4 titik).
Wuling Eksion ditawarkan dalam empat pilihan warna dasar, yaitu Archipelago Blue, Ash Gray, Frosty White, dan Starry Black. Khusus untuk varian EX, warna biru akan dipadukan dengan atap putih, sementara warna bodi putih akan mendapat padanan atap hitam.
Setelah melihat spesifikasi di atas, kira-kira varian mana yang paling pas untuk mengisi garasi rumahmu nanti? (Z)
The post Bedah Tuntas Spesifikasi Wuling Eksion, Apa Saja Perbedaan Tipe CE dan EX? first appeared on OLX News.
