Scroll untuk baca artikel
Celebrity

Bebe Rexha Mengaku Menjadi Korban ‘Kejahatan Kebencian’ karena Berbicara Bahasa Albania di Bandara Munich

183
×

Bebe Rexha Mengaku Menjadi Korban ‘Kejahatan Kebencian’ karena Berbicara Bahasa Albania di Bandara Munich

Share this article
bebe-rexha-mengaku-menjadi-korban-‘kejahatan-kebencian’-karena-berbicara-bahasa-albania-di-bandara-munich
Bebe Rexha Mengaku Menjadi Korban ‘Kejahatan Kebencian’ karena Berbicara Bahasa Albania di Bandara Munich

Bintang pop itu membagikan video emosional tentang insiden tersebut di media sosialnya.

Bebe Rexha

Example 300x600

Bebe Rexha tampil pada Hari 1 BottleRock Napa Valley di Napa Valley Expo pada 24 Mei 2024 di Napa, California. Dana Jacobs/FilmMagic

Sayang Rexha mengklaim bahwa dia adalah korban “kejahatan kebencian” setelah sebuah insiden di bandara Jerman.

Dalam serangkaian postingan emosional di Cerita Instagram pada hari Sabtu (17/8), pria berusia 34 tahun itu muncul Bintang tersebut menuduh bahwa dia “diancam” dan dilarang menaiki pesawat Lufthansa di Bandara Munich setelah berbicara dalam bahasa Albania kepada seorang pejabat keamanan.

“Saya diancam karena saya pikir petugas keamanan itu orang Albania,” Rexha memberi keterangan pada video dirinya yang sedang menangis. “Saya berbicara kepadanya dalam bahasa Albania dan menanyakan di mana saya bisa mendapatkan tiket dan sekarang dia melarang saya naik pesawat.”

Mengeksplorasi

Mengeksplorasi

Sayang Rexha

Lihat video, grafik, dan berita terbaru

Lihat video, grafik, dan berita terbaru

Di postingan lain, dia menulis“Saya yakin ini adalah kejahatan kebencian karena saya orang Albania. Dia tidak mengizinkan saya menggunakan namanya. Dia terus menyiksa saya secara mental agar saya merasa lebih berkuasa. [than] dia memang begitu. Tidak ada satu pun wanita di @Lufthansa yang turun tangan atau mengatakan sesuatu. Dia tidak mau memberi tahu saya namanya. Namun, saya baru tahu dia bekerja untuk ATSG, sebuah perusahaan jasa kontrol dokumen yang disewa oleh Lufthansa.”

Rexha juga diposting ulang permintaan dari pengguna Instagram lain yang meminta agar penyanyi itu dibawa pulang dengan selamat, dan meminta Bandara Munich untuk “menyelidiki petugas pria yang mengancam [woman]” untuk berbicara bahasa Albania.

Sedang Tren di Billboard

Rexha lahir di New York dan merupakan keturunan Albania-Makedonia Utara. Ayah wanita asli Brooklyn ini lahir di Makedonia Utara dan ibunya, yang lahir di AS, juga memiliki akar Albania.

Seorang perwakilan Lufthansa diberi tahu TMZ melaporkan bahwa maskapai tersebut tengah menghubungi Rexha untuk mendapatkan cerita selengkapnya. Lufthansa dilaporkan menambahkan bahwa “keberagaman dan kesempatan yang sama merupakan nilai-nilai inti perusahaan mereka.”

Lihat postingan emosional Rexha di Instagram Story miliknya Di Sini.

Dapatkan ikhtisar mingguan langsung ke kotak masuk Anda

Mendaftar