
Teknologi.id – Di tengah dominasi laptop tipis dan komputer modern buatan pabrik, muncul tren unik yang justru mengajak orang kembali merakit perangkat mereka sendiri. Tren tersebut dikenal dengan nama cyberdeck.
Belakangan, cyberdeck ramai dibahas di TikTok, Reddit, hingga YouTube. Banyak kreator teknologi memamerkan komputer rakitan bergaya futuristik yang tampil berbeda dari laptop pada umumnya. Bahkan, sebagian menyebut cyberdeck sebagai simbol kreativitas sekaligus bentuk perlawanan terhadap perangkat yang serba tertutup dan sulit dimodifikasi.
Lantas, apa sebenarnya cyberdeck? Mengapa perangkat ini tiba-tiba populer, khususnya di kalangan Gen Z?
Baca juga: Temuan Mengejutkan! Jamur Shiitake Bisa Gantikan Chip Komputer!
Apa Itu Cyberdeck?
Cyberdeck adalah komputer portabel rakitan (DIY/Do It Yourself) yang dibuat menggunakan berbagai komponen berbeda sesuai kebutuhan penggunanya.
Berbeda dengan laptop biasa yang diproduksi massal, cyberdeck dirancang secara personal. Penggunanya bebas menentukan bentuk, spesifikasi, hingga fitur yang ingin digunakan.
Sebagian besar cyberdeck menggunakan komponen seperti:
- Raspberry Pi atau single-board computer lainnya
- Layar LCD berukuran kecil
- Keyboard mekanis atau mini keyboard
- Baterai portabel
- Casing hasil cetak 3D atau bahan daur ulang
- Berbagai modul tambahan sesuai kebutuhan
Karena dibuat sendiri, hampir tidak ada dua cyberdeck yang memiliki desain identik.
Kenapa Cyberdeck Sedang Viral?
Popularitas cyberdeck bukan hanya karena tampilannya yang unik, tetapi juga karena menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding komputer modern.
Di media sosial, banyak pengguna memamerkan perangkat dengan desain ala film cyberpunk, lengkap dengan tombol fisik, layar kecil, antena, hingga casing bergaya militer atau retro.
Tren ini menarik perhatian Gen Z karena beberapa alasan.
1. Bisa Menjadi Media Ekspresi Diri
Cyberdeck bukan sekadar komputer, tetapi juga karya personal.
Pemilik bebas menentukan desain, warna, posisi layar, hingga fitur yang ingin dipasang. Hasil akhirnya mencerminkan karakter masing-masing pembuat.
2. Tidak Terikat Produk Pabrikan
Berbeda dengan laptop modern yang sulit dibongkar, cyberdeck justru dibuat agar seluruh komponennya mudah dimodifikasi.
Pengguna bisa mengganti prosesor, layar, keyboard, hingga sistem operasinya kapan saja.
3. Mengusung Semangat DIY
Komunitas cyberdeck sangat erat dengan budaya Do It Yourself (DIY).
Banyak perangkat dibuat menggunakan barang bekas, komponen daur ulang, atau hasil cetak printer 3D sehingga lebih hemat biaya sekaligus ramah lingkungan.
Terinspirasi dari Film Fiksi Ilmiah
Meski baru populer beberapa tahun terakhir, konsep cyberdeck sebenarnya sudah ada sejak era 1980-an.
Istilah ini banyak dikaitkan dengan dunia cyberpunk, khususnya novel Neuromancer karya William Gibson.
Dalam cerita tersebut, komputer portabel digunakan untuk mengakses dunia digital dengan desain futuristik yang jauh berbeda dari komputer biasa.
Kini, konsep tersebut diwujudkan oleh para penghobi teknologi menggunakan perangkat modern seperti Raspberry Pi dan mini PC.
Apa Saja Fungsi Cyberdeck?
Meski tampil unik, cyberdeck bukan hanya pajangan. Banyak pengguna benar-benar memanfaatkannya untuk berbagai aktivitas.
Beberapa fungsi cyberdeck antara lain:
- Bermain game retro
- Belajar coding
- Menjalankan Linux
- Menjadi server pribadi
- Menyimpan data offline
- Perangkat keamanan siber (cybersecurity)
- Mengontrol perangkat IoT
- Komputer portabel untuk proyek elektronik
Karena sifatnya modular, fungsi cyberdeck bisa terus berkembang sesuai kebutuhan pembuatnya.
Kenapa Banyak Dipakai Komunitas Cybersecurity?
Cyberdeck juga cukup populer di kalangan praktisi keamanan siber.
Perangkat ini dapat dijadikan komputer khusus untuk melakukan pengujian jaringan, eksperimen perangkat lunak, hingga praktik ethical hacking tanpa harus menggunakan laptop utama.
Selain lebih fleksibel, perangkat ini juga mudah dibawa ke mana saja karena ukurannya relatif ringkas.
Apa Bedanya Cyberdeck dengan Laptop?
Meski sama-sama komputer portabel, cyberdeck memiliki banyak perbedaan dibanding laptop biasa.
| Cyberdeck | Laptop |
|---|---|
| Dirakit sendiri | Diproduksi pabrik |
| Sangat mudah dimodifikasi | Umumnya sulit di-upgrade |
| Desain unik dan personal | Desain seragam |
| Fleksibel sesuai kebutuhan | Fitur sudah ditentukan pabrikan |
| Lebih menonjolkan kreativitas | Fokus pada kemudahan penggunaan |
Apakah Cyberdeck Bisa Menggantikan Laptop?
Jawabannya tergantung kebutuhan.
Untuk pekerjaan sehari-hari seperti mengedit dokumen, rapat online, atau desain grafis berat, laptop tetap menjadi pilihan yang lebih praktis.
Namun bagi penghobi teknologi, programmer, maker, hingga komunitas DIY, cyberdeck menawarkan pengalaman yang jauh lebih menarik karena dapat dikustomisasi hampir tanpa batas.
Baca juga: CEO Nvidia Ungkap: Kalau Saya 20 Tahun, Saya Pilih Jurusan Ini, Bukan Ilmu Komputer!
Apakah Cyberdeck Bisa Dibeli?
Sebagian besar cyberdeck tidak dijual secara massal.
Kebanyakan dibuat sendiri oleh komunitas maker menggunakan komponen yang dibeli secara terpisah.
Meski begitu, beberapa kreator menjual kit atau casing khusus yang memudahkan orang lain merakit cyberdeck versi mereka sendiri.
Kesimpulan
Cyberdeck menjadi salah satu tren teknologi yang sedang naik daun di kalangan Gen Z karena memadukan kreativitas, kebebasan modifikasi, dan semangat DIY dalam satu perangkat.
Alih-alih membeli komputer jadi, para penggemarnya memilih merancang sendiri perangkat yang benar-benar sesuai kebutuhan dan gaya mereka. Meski belum bisa menggantikan laptop untuk semua aktivitas, cyberdeck berhasil menjadi simbol bahwa teknologi tidak harus selalu datang dari pabrikan—tetapi juga bisa lahir dari kreativitas para penggunanya.
Baca Berita dan Artikel yang lain di Google News.
(dwk)
