Scroll untuk baca artikel
Berita

Anies Gagal Nyalon, Ridwan Kamil Lawan Kotak Kosong di Jakarta?

143
×

Anies Gagal Nyalon, Ridwan Kamil Lawan Kotak Kosong di Jakarta?

Share this article
anies-gagal-nyalon,-ridwan-kamil-lawan-kotak-kosong-di-jakarta?
Anies Gagal Nyalon, Ridwan Kamil Lawan Kotak Kosong di Jakarta?

Ilustrasi kotak kosong

Ilustrasi kotak kosong

Example 300x600

Indonesiainside.id – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno mengatakan, pencalonan Anies Baswedan di Pilkada DKI Jakarta dapat dipastikan wassalam alias gagal total. Hal ini setelah sejumlah partai pengusungnya malah meloncat pagar ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

“Anies dan pendukungnya telah gagal membaca tanda-tanda alam,” kata Adi Prayitno di kanal YouTube TVOne, dipantau Senin (12/8).

NasDem dan PKB terlihat sudah menjalin komunikasi intensif dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. PKS pun menunjukkan sinyal yang sama dengan mengisyaratkan menjajaki opsi kedua bersama KIM Plus.

“Sepertinya Anies menganggap PKS, PKB dan NasDem cinta buta dan cinta mati kepada Anies Baswedan sampai mendaftarkan ke KPU, padahal Anies saat ini adalah bukan pejabat publik, sejak awal posisinya terjepit,” kata Adi.

Di sisi lain, Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus memberikan tawaran-tawaran menggiurkan bagi ketiga partai itu untuk bersama-sama bergabung di pemerintahan.

“Bersamaan ada tawaran menggiurkan dari KIM, menjadi bagian koalisi Prabowo Subianto untuk lima tahun mendatang, sementara bagi PKS bisa mendampingi Ridwal Kamil, ini menjadikan mereka mengkaji untung ruginya,” ungkapnya.

Mereka menghitung apa untungnya mendukung Anies, sementara mereka tidak akan dapat lagi efek kenaikan elektoral karena tidak ada pileg.

“Mengusung Anies sekalipun di Jakarta belum tentu menang. Makanya mendengar tawaran itu maka membuat iman ketiga partai akan goyang-goyang,” tuturnya.

Jika ini benar, maka dengan bergabungnya tiga partai ini maka koalisi besar di Jakarta semakin tak terbendung. Calon KIM Plus yakni Ridwan Kamil – Sohibul Iman akan berhadapan dengan kotak kosong atau dengan calon indenpenden jika ada.

“KIM plus paling lawan kotak kosong atau calon independen yang lolos verifikasi,” kata Adi.

(Nto)