Namun, konsentrasi Andre pada saat ini adalah membawa Semen Padang kembali ke Super League 2027/2028. Oleh karena itu, ia menargetkan tim berjuluk Kabau Sirah tersebut untuk menjuarai Championship 2026/2027.
“Tapi yang pasti, fokus saya sekarang bagaimana bisa pertama membangun sepak bola di Sumatera Barat, yang kedua mengembalikan Semen Padang ke Super League. Itu dulu. Urusan PSSI masih lama, masih jauh, Bro,” kata Andre.
Terdekat, Andre mengaku ingin berkontestasi sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Sumatra Barat (Sumbar) yang pemilihannya akan digelar pada Oktober-November 2026.
“Ya, yang pastinya Oktober dan November 2026 akan terjadi pemilihan Ketua Asprov di seluruh Indonesia. Jadi para Plt Ketua, para exco-exco yang menjadi Plt di berbagai provinsi diwajibkan untuk mengadakan pemilihan ketua Asprov itu pada Oktober 2026, paling lambat November 2026, termasuk Sumbar,” terang Andre.
“Di mana saya sebagai satu di antara kandidat Ketua Asprov Sumbar. Dan juga Pak Erick juga menjanjikan kepada saya bahwa Plt Ketua Asprov saya akan dikirimkan satu di antara Exco PSSI, supaya pemilihannya netral. Kan tidak lucu, Plt-nya kandidat ketua. Itu janji Pak Erick kepada saya, saya juga lagi menunggu ini janjinya ditepati atau tidak. Itu satu.”
“Yang kedua, tentu dengan periode Pak Erick yang akan berakhir di mana pemilihannya kalau tidak salah pada Juli 2027. Tentu harapan kita sebelum Pak Erick selesai di periode ini beliau bisa memberikan gelar kepada Indonesia. Yang pertama. Yang kedua adalah bagaimana di periode beliau ini, di akhir periode beliau ini, bagaimana beliau bisa menciptakan liga yang sangat kompetitif dan fair. Itu harapannya,” paparnya.