Scroll untuk baca artikel
Berita

Tolak Standar Ganda, PM Spanyol Ajak Anggota NATO Beri Dukungan ke Palestina

262
×

Tolak Standar Ganda, PM Spanyol Ajak Anggota NATO Beri Dukungan ke Palestina

Share this article
tolak-standar-ganda,-pm-spanyol-ajak-anggota-nato-beri-dukungan-ke-palestina
Tolak Standar Ganda, PM Spanyol Ajak Anggota NATO Beri Dukungan ke Palestina

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyimak pandangan dari kepala negara lain saat working session 3 KTT G20 Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: Antara.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyimak pandangan dari kepala negara lain saat working session 3 KTT G20 Indonesia 2022 di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/11/2022). Foto: Antara.

Example 300x600

Indonesiainside.id – Perdana Menteri (PM) Spanyol, Pedro Sanchez mengajak mitra aliansi NATO untuk menunjukkan dukungan terhadap Gaza, Palestina yang tak henti-hentinya dibombardir Israel. Menurutya, dukungan tersebut mesti dilakukan seperti yang telah mereka tunjukkan terhadap Ukraina.

Dia mendesak agar mitra aliansi menolak ‘standar ganda’ yang diberikan terhadap perang yang berkecamuk antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

“Kita tidak boleh dituduh menerapkan standar ganda yang dapat melemahkan dukungan terhadap Ukraina. Sebaliknya, kita menuntut kesatuan dan konsistensi yang sama di Gaza seperti yang kita lakukan dalam menanggapi invasi Rusia ke Ukraina,” kata Sanchez saat berbicara dalam pertemuan puncak 75 Tahun NATO dikutip dari Anadolu, Jumat (12/7/2024).

Dia menekankan, penting bagi anggota aliansi untuk memiliki pendirian politik yang konsisten dan tidak ada standar ganda.

Sanchez meneegaskan bahwa dukungan penuh anggota aliansi NATO juga harus diserukan kepada Palestina.

“Jika kita mengatakan kepada masyarakat bahwa kita mendukung Ukraina karena kita membela hukum internasional, kita harus melakukan hal yang sama untuk Gaza. Jika kita menuntut kepatuhan terhadap hukum internasional di Ukraina, kita juga harus menuntutnya di Gaza,” tegas Sanchez.

Berdasarkan lapran Keementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 38.000 warga Palestina wafat akibat perang sejak 7 Oktober 2023, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Adapun jumlah korban luka-luka hampir menyentuh angka 88.000 orang.

Sembilan bulan setelah perang Israel, sebagian besar wilayah Gaza hancur akibat blokade makanan, air bersih, dan obat-obatan yang melumpuhkan.

Mahkamah Internasional mengklaim bahwa Israel melakukan genosida. Lembaga itu dalam keputusan terbarunya memerintahkan Israel untuk segera menghentikan operasi militer di kota selatan Rafah, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserbu pada 6 Mei lalu.