Scroll untuk baca artikel
Berita

Pentingnya Menjaga Ukhuwah Umat Islam

114
×

Pentingnya Menjaga Ukhuwah Umat Islam

Share this article
pentingnya-menjaga-ukhuwah-umat-islam
Pentingnya Menjaga Ukhuwah Umat Islam

Di antara hal yang sangat penting untuk dijaga adalah  ukhuwah atau persaudaraan umat Islam. Tulisan ini akan membahas pentingnya menjaga ukhuwah umat Islam.

INDONESIAINSIDE.ID – Persatuan dan persaudaraan (ukhuwah) adalah salah satu pilar utama dalam Islam. Allah SWT mengingatkan pentingnya menjaga ikatan persaudaraan di antara umat Islam, sebagaimana firman-Nya dalam Al-Qur’an:

Example 300x600

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran [3]: 103)

Allah SWT menganggap persatuan hati sebagai salah satu nikmat terbesar yang diberikan kepada umat Islam.

Hadits tentang Persaudaraan

Rasulullah SAW bersabda: “Ruh-ruh itu seperti pasukan yang disiapkan. Maka yang saling mengenal di antara mereka akan bersatu, dan yang saling tidak mengenal akan berselisih.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Rasulullah SAW juga bersabda: “Seorang mukmin adalah orang yang akrab dan bisa diajak bergaul, dan tidak ada kebaikan pada orang yang tidak akrab dan tidak bisa diajak bergaul.” (HR. Ahmad dan dinilai hasan oleh Al-Arna’ut)

Dengan adanya persaudaraan, kaum mukminin dapat saling bekerja sama dalam kebaikan dan ketakwaan, seperti yang difirmankan Allah SWT: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Maidah [5]: 2)

Melalui ukhuwah, kaum mukminin juga dapat saling mengingatkan dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran, sehingga mereka menjadi orang-orang yang dirahmati oleh Allah SWT: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang makruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. At-Taubah [9]: 71)

Persaudaraan adalah salah satu bukti nyata dari keimanan seseorang. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara; karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat [49]: 10)

Rasulullah SAW bersabda: “Seorang mukmin adalah saudara bagi mukmin yang lain.” (HR. Muslim)

Dengan ukhuwah, kaum mukminin menjadi seperti satu tubuh. Rasulullah SAW bersabda: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan menyantuni adalah seperti satu tubuh, jika salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuh akan merasakan sakitnya dengan tidak bisa tidur dan demam.” (HR. Muslim)

Pentingnya Ukhuwah dalam Islam

Persaudaraan dalam Islam adalah yang terkuat karena didasarkan pada keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, bukan pada hubungan darah, jabatan, atau kekayaan. Allah SWT berfirman: “Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zukhruf [43]: 67).

Dalam ayat lain, Allah SWT menyebutkan bahwa tidak ada hubungan nasab pada hari kiamat: “Apabila sangkakala ditiup, maka tidak ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan mereka tidak saling bertanya.” (QS. Al-Mu’minun [23]: 101).

Menghindari Musuh-musuh Persaudaraan

Musuh utama dari persaudaraan adalah setan, yang selalu berusaha menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara manusia. Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya setan itu hanya bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan salat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS. Al-Maidah: 91)

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya setan telah berputus asa untuk disembah oleh orang-orang yang salat di Jazirah Arab, tetapi ia berhasil mengadu domba di antara mereka.” (HR. Muslim)

Di antara musuh persaudaraan adalah para penyebar fitnah dan adu domba. Kita harus selalu waspada terhadap mereka dan berusaha menjaga ukhuwah dengan saling menghormati, memahami, dan menyayangi.

Menjaga ukhuwah umat Islam adalah suatu kewajiban yang harus diperhatikan oleh setiap mukmin. Dengan menjaga persaudaraan, kita dapat menciptakan masyarakat yang harmonis, kuat, dan dirahmati oleh Allah SWT. Mari kita bersama-sama berusaha untuk selalu menjaga dan memperkuat ukhuwah di antara kita, demi mencapai ridha Allah SWT dan kebahagiaan di dunia serta akhirat. (MBS)