Kayaknya baru kemarin nyalain kembang api warna-warni, ibadah tutup tahun, terus bikin resolusi untuk 2020. Tahu-tahu sekarang sudah di pertengahan Februari dan 2 bulan lagi sudah masuk puasa, terus Idul Fitri. Time flies so fast.
Nah ngomong-omong soal Idul Fitri, tentunya tidak bisa dilepaskan dengan tradisi mudik yang dilakukan turun temurun. Bahkan, mudik ini tak hanya dilakukan oleh warga Muslim yang hendak berlebaran, namun dilakukan oleh 90% perantau lintas suku dan agama. Mudik alias pulang ke kampung halaman di saat Idul Fitri akhirnya menjadi budaya.
Dalam tradisi mudik tentunya kita memerlukan alat transportasi supaya tiba di rumah dengan selamat. Ada yang memakai kendaraan pribadi (biar bisa sekalian pamer ke tetangga bahwa sudah sukses hidup di kota haha), ada juga yang memakai kendaraan umum supaya bisa beristirahat di perjalanan.
Salah satu moda transportasi yang menjadi favorit masyarakat kala mudik adalah kereta api. Kenyamanan dan ketepatan waktu tiba di tujuan adalah alasan utama yang menjadikan kereta semakin banyak peminatnya. Tak heran jika masyarakat yang sudah pernah mudik naik kereta api mengatakan puas dengan pelayanan PT. Kereta Api Indonesia, khususnya saat mudik Lebaran.
Masalahnya, saking banyaknya warga yang memilih mudik naik kereta api, tiket Lebaran jadi terjual dengan cepat. Meski ada kereta tambahan terkadang tidak sebanding dengan membludaknya calon penumpang. Akhirnya ada banyak orang yang tidak bisa mendapatkan tiket mudik. Kan sedih banget kalau acara balik kampung batal akibat tidak dapat tiket.
Supaya tidak kehabisan tiket Lebaran, sebenarnya ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Jika Anda melakukan hal-hal ini, kemungkinan besar Anda akan terhindar dari drama kehabisan tiket mudik.
Membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan
Cara pertama, jika Anda ingin mendapatkan tiket kereta api untuk mudik, sebaiknya belilah jauh-jauh hari. Menurut informasi dari PT. KAI, penjualan tiket kereta Lebaran 2020 dimulai pada H-90 Lebaran.
Misal Anda ingin mudik H-5 Lebaran, tiket kereta mudik bisa Anda beli pada tanggal 20 Februari 2020. Untuk tanggal-tanggal lain, Anda bisa menghitungnya sendiri. Begitu juga dengan tiket kembali ke perantauan, Anda bisa membelinya H-90 sebelum tanggal keberangkatan.
Mengapa harus membeli tiket jauh-jauh hari? Tentu saja demi alasan kepastian. Lebaran selalu berdekatan dengan momen liburan. Semua orang pasti ingin bepergian. Jika Anda membelinya mepet dengan jadwal berangkat, kemungkinan tiket sudah habis. Untuk itu, disarankan membeli jauh-jauh hari.
Setidaknya, jika sudah memiliki tiket, satu persoalan usai. Jika Anda pegawai, Anda bisa fokus menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan di kantor sebelum libur panjang. Anda tak perlu merasa ketar-ketir apakah bisa mudik atau tidak sebab tiket sudah ada di tangan.
Membeli Tiket Kereta Online di Traveloka
Beberapa tahun lalu, saat masih jadi anak kos-kosan saya pernah menemani seorang kawan antri beli tiket mudik. Saat itu kami bergabung dengan antrian panjang yang mengular di depan loket Stasiun Lempuyangan, Jogja. Hari sudah larut malam namun kami masih antri. Hal itu semata-mata demi mendapatkan selembar tiket kereta.
Jika ingat masa-masa itu rasanya ingin tertawa. Perjuangan untuk mudik benar-benar terasa. Namun, saat ini membeli tiket kereta semakin mudah. Kita tidak harus antri di stasiun, tapi bisa sambil rebahan di kamar.
Cukup buka aplikasi Traveloka, masukkan kota tujuan dan tanggal rencana keberangkatan, nanti akan ada banyak pilihan kereta api. Keretanya sangat beragam, dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Anda bisa memilih sendiri mana yang paling cocok dengan kantong dan jam keberangkatan.
Seandainya uang yang Anda miliki tidak cukup banyak atau hendak digunakan untuk keperluan lain yang lebih penting, kini di Traveloka ada fitur paylater. Fitur ini memungkinkan Anda membeli tiket lebih dulu dan membayarnya beberapa waktu kemudian. Sebuah solusi bagi sobat kismin.
Menyimpan Tiket Dengan Seksama
Salah satu alasan yang membuat orang enggan membeli tiket jauh-jauh hari biasanya takut hilang, entah terselip ke mana atau terlupa menyimpannya. Saat masa-masa print tiket manual, hal itu memang bisa terjadi.
Hey, tapi apakah Anda tidak ingat bahwa saat ini semuanya sudah serba digital? Tak ada lagi alasan takut tiket hilang.
Saat membeli tiket di Traveloka, nantinya e-tiket akan dikirim otomatis ke email Anda. Jadi rasanya resiko tiket hilang nyaris tidak ada. Beda ceritanya kalau Anda lupa dengan password email yang digunakan atau justru email Anda hapus. Tapi kok kayaknya kemungkinan ini sangat kecil ya.
Dengan menggunakan tiket digital yang dikirimkan oleh traveloka, saat hari keberangkatan bisa langsung Anda pakai atau bisa dicetak terlebih dahulu di stasiun tempat Anda berangkat. Perjalanan mudik pun akan menjadi lancar.
Demikian sedikit tips yang bisa saya berikan untuk kawan-kawan semua. Tips yang sangat umum sih hahaha, tapi semoga bisa membantu mengingatkan kawan-kawan yang berencana mudik naik kereta tahun ini.
Ngomong-omong, Lebaran kali ini ada rencana mudik ke mana? Atau justru melancong ke tempat jauh? Kalau saya masih menimbang-nimbang. Hendak stay di Jogja saja atau piknik saja. Enaknya kemana, ya?






