Serial Malaysia ini Bikin Publik Murka hingga Kena Take Down
CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 23:00 WIB

Jakarta, CNN Indonesia —
Serial Malaysia Madu Atau Racun memicu kontroversi di kalangan penonton hingga membuat rumah produksi dan layanan streaming mengambil langkah penyuntingan serta permintaan maaf.
Kisah Madu Atau Racun sesungguhnya dibuka dengan kematian seorang suami di rumahnya. Ia selama ini tinggal di rumah bersama kedua istrinya. Kedua istrinya kemudian kompak mengatakan suami mereka meninggal karena kecelakaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permasalahan pun bermula ketika penonton menyadari beberapa adegan dalam Madu Atau Racun mengarah ke unsur LGBTQ+ atau unsur-unsur yang dianggap tidak sejalan dengan ajaran Islam dan nilai-nilai budaya Timur.
Sejumlah pengguna mendesak agar seri tersebut dihapus dari platform penayangan iQIYI.
Kontroversi tersebut dengan cepat meluas ke luar media sosial, mendorong pihak berwenang Malaysia dan perwakilan industri untuk meminta klarifikasi dari tim produksi serta iQIYI.
The Star Malaysia pada Rabu (2/9) memberitakan pemerintah Malaysia turut bersuara menolak penayangan Madu Atau Racun karena kekhawatiran terkait sensitivitas keagamaan dan nilai-nilai budaya setempat.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri (Hal Ehwal Agama), Senator Dr. Zulkifli Hasan menyatakan bahwa pemerintah menolak penayangan streaming Madu Atau Racun.
Ia mengatakan konten yang menyentuh sensitivitas keagamaan dan norma budaya setempat harus dibatasi, terutama demi melindungi akidah dan nilai-nilai moral generasi muda.
Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) juga menyatakan dukungannya terhadap sikap menteri tersebut dan memantau drama itu berdasarkan pedoman yang berlaku untuk konten siaran bernuansa Islam.
Sebelumnya, JAKIM telah mengajukan laporan kepada Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) terkait seri drama ini.
Menyusul kontroversi tersebut, perwakilan dari iQIYI selaku perusahaan produksi, serta sejumlah badan industri dan regulator Malaysia mengadakan pertemuan untuk membahas drama ini.
Proses peninjauan itu melibatkan arahan dari Lembaga Penapisan Filem (LPF) dan Communications and Multimedia Content Forum of Malaysia (CMCF), serta pihak-pihak terkait lainnya.
Hingga beberapa waktu setelah itu, Ketua Pegawai Eksekutif FINAS Datuk Azmir Saifuddin Mutalib mengatakan iQIYI dan pihak produser sepakat menarik sementara enam episode yang telah dirilis.
Sehingga, penonton layanan streaming di Malaysia untuk sementara waktu tidak dapat lagi menyaksikan episode-episode drama Madu Atau Racun yang telah dirilis di iQIYI.
Sementara itu, penayangan enam episode sisanya ditunda karena keseluruhan seri yang terdiri dari 12 episode tersebut sedang menjalani proses penyuntingan dan peninjauan ulang.
Hingga kini, belum ada tanggal pasti mengenai kapan drama tersebut akan kembali tayang di iQIYI Malaysia. Namun, berdasarkan pantauan, serial Malaysia itu bisa diakses di iQIYI Indonesia.
Rumah produksi minta maaf
MIG Production House selaku rumah produksi drama tersebut, telah menyampaikan permintaan maaf atas kontroversi yang terjadi.
Pihak perusahaan menyatakan menyadari adanya kekhawatiran terkait adegan-adegan tertentu, serta mengakui bahwa beberapa bagian dianggap berlebihan untuk ditonton publik dan menyinggung sensitivitas keagamaan maupun sosial.
MIG menegaskan bahwa mereka tidak memiliki niat untuk sengaja menyinggung, merendahkan, atau memicu kontroversi melalui drama tersebut.
Perusahaan produksi itu juga menyatakan menghormati pandangan masyarakat dan akan menjadikan kritik tersebut sebagai pelajaran penting untuk produksi di masa mendatang.
Sinopsis Madu atau Racun
Madu Atau Racun merupakan drama Malaysia 12 episode yang menceritakan Azura, seorang istri yang selama ini benar-benar mendedikasikan kehidupannya bagi suami dan rumah tangga mereka.
Kehidupannya seketika berubah ketika, Adli, sang suami malah membawa pulang istri kedua, Nikita, dengan alasan Azura masih belum bisa memberikan anak selama berumah tangga.
Namun, Nikita sesungguhnya bukan sosok baru dalam kehidupan Azura. Perempuan itu merupakan salah satu saingan Azura ketika mereka bersekolah.
Nikita juga ternyata sengaja mengubah penampilannya demi balas dendam. Permasalahan memuncak ketika kedua istri Adli itu harus tinggal dalam satu rumah.
Persaingan mereka lama-lama berubah menjadi hubungan yang rumit, terutama saat sifat Adli yang suka mengontrol semakin parah.
Madu Atau Racun sejak Agustus 2026.
(chri)







