Jakarta, CNN Indonesia —
Kylian Mbappe dikabarkan menjadi salah satu target penculikan oleh kelompok kriminal di Prancis. Polisi kemudian menangkap seorang pria yang diduga berada di balik rencana tersebut.
Menurut laporan Le Parisien yang dikutip Sportskeeda, tersangka bernama Clement L. telah didakwa atas sejumlah tindak kriminal, termasuk dugaan rencana penculikan yang berlangsung antara 11 April hingga 19 Agustus 2026.
Mbappe menjadi salah satu target yang masuk dalam daftar kelompok tersebut. Penyerang Real Madrid itu diketahui memiliki rumah di Paris yang biasa ditempatinya ketika berada di Prancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mbappe bukan satu-satunya orang terkenal yang menjadi sasaran. Kelompok tersebut disebut memiliki daftar hingga 26 target, termasuk pengusaha dan rapper.
Sebagian rencana kejahatan itu bahkan disebut telah dilakukan. Polisi menemukan daftar target tersebut dari ponsel yang disita dari sel Clement L.
Ironisnya, Clement L. diduga tetap mengatur aktivitas kriminal meski sedang menjalani hukuman penjara di Villepinte. Pria berusia 18 tahun itu disebut menggunakan aplikasi Snapchat untuk berkomunikasi dan mengoordinasikan jaringan kriminalnya.
Clement L. kemudian ditempatkan di sel isolasi dan menjalani tahanan pra-persidangan setelah didakwa pada 21 Agustus di Nanterre.
Di tengah kabar tersebut, Mbappe tetap tampil apik bersama Real Madrid. Ia mencetak empat gol dalam tiga penampilan di Liga Spanyol musim 2026/2027.
Mbappe juga mencetak hattrick saat Real Madrid menghadapi Real Sociedad. Performa tersebut menjadi modal penting bagi pemain 27 tahun itu untuk menjalani musim baru bersama Real Madrid.
(rhr)







