Scroll untuk baca artikel
Berita

Jokowi Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Tidak Tergesa-gesa

115
×

Jokowi Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Tidak Tergesa-gesa

Share this article
jokowi-buka-kemungkinan-reshuffle-kabinet,-tidak-tergesa-gesa
Jokowi Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet, Tidak Tergesa-gesa

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin (29/7/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers di IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim, Senin (29/7/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati

Example 300x600

Indonesiainside.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan bahwa perombakan menteri dalam Kabinet Indonesia Maju mungkin saja dilakukan jika dirasa perlu. Hal ini diungkapkan oleh Jokowi saat menjawab pertanyaan terkait kemungkinan reshuffle kabinet dalam waktu dekat.

“Ya, bisa saja kalau diperlukan. Kalau diperlukan,” ujar Presiden Jokowi seusai menghadiri acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia dan Karya Kreatif Indonesia (FEKDI & KKI) 2024 di JCC Senayan, Jakarta, dikutip ANTARA, Kamis (1/8).

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai rumor yang menyebutkan Menteri ESDM Arifin Tasrif akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Jokowi tidak memberikan jawaban pasti. Ia menantang balik media untuk mengungkapkan sumber isu tersebut.

“Katanya siapa? Katanya siapa? Ya isu, enggak usah saya jawab, enggak usah saya jawab,” ujar Presiden, menghindari spekulasi lebih lanjut.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif juga sempat ditanya mengenai kabar perombakan tersebut. Arifin tidak memberikan jawaban pasti dan hanya meminta untuk menunggu. “Ya tunggu aja,” jawab Arifin singkat sambil menuju mobil di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (31/7).

Ari Dwipayana, Koordinator Staf Khusus Presiden, juga menyampaikan bantahan terkait adanya agenda pelantikan menteri baru di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada rencana untuk reshuffle kabinet.

“Tidak ada agenda pelantikan menteri baru di IKN seperti isu-isu yang beredar,” tegas Ari dalam pesan tertulis yang diterima media di Jakarta, Selasa (30/7). “Sampai saat ini belum ada rencana/agenda reshuffle kabinet,” tambahnya.