Scroll untuk baca artikel
Berita

Prabowo Santap MBG Bersama Pelajar Sekolah Rakyat di Bali

3
×

Prabowo Santap MBG Bersama Pelajar Sekolah Rakyat di Bali

Share this article
prabowo-santap-mbg-bersama-pelajar-sekolah-rakyat-di-bali
Prabowo Santap MBG Bersama Pelajar Sekolah Rakyat di Bali

Prabowo Santap MBG Bersama Pelajar Sekolah Rakyat di Bali

Indonesiainside.id – Prabowo Subianto menikmati makan siang bersama para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu, dalam rangka kunjungan kerja meninjau pelaksanaan program pendidikan dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Example 300x600

Momen tersebut berlangsung hangat usai Presiden memberikan arahan kepada para siswa dan wali murid di lingkungan sekolah. Saat hendak makan siang dimulai, seorang siswa melapor kepada Presiden.

“Lapor! Makan siang siap dilaksanakan,” ujar siswa tersebut.

“Laksanakan!” jawab Prabowo disambut antusias para pelajar.

Presiden kemudian menuju ruang makan sekolah yang biasa digunakan siswa untuk menikmati program MBG. Di sela kegiatan, Prabowo tampak berbincang santai dengan beberapa siswa, menanyakan asal daerah dan kehidupan mereka di Bali.

Prabowo duduk bersama para siswa dan wali murid menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang telah disiapkan. Para pelajar terlihat lahap menyantap hidangan tersebut.

“Enak,” ujar salah seorang siswa usai makan siang bersama Presiden.

Dalam arahannya sebelumnya, Prabowo menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya,” kata Prabowo.

Ia juga menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar di SRMP 17 Tabanan telah mencapai sekitar 400 siswa, sementara kapasitas sekolah saat ini hanya mampu menampung sekitar 270 siswa.

Menanggapi kondisi itu, Prabowo meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera menambah kapasitas sekolah agar lebih banyak anak dapat diterima.

“Berarti kita harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kita upayakan,” ujarnya.