
Nyicipin Sajian Umami di Secret Garden Restaurant Jababeka Cikarang | Restaurant and Culinary Review | Mei 2026
Kita sering bertemu masakan atau sajian umami di berbagai tempat yang kita kunjungi. Tapi dari sekian banyak asupan yang mampir ke indera perasa kita, pasti ada satu atau sedikit yang betul-betul mengesankan, membuat kita ingin kembali dan bertamu lagi
Satu yang masuk dalam kualifikasi di atas – untuk saya – adalah Secret Garden Restaurant yang berada di Jababeka, Cikarang Utara, yang berjarak sekitar 10-12km dari hunian saya di Lippo Cikarang Selatan.
Adalah di satu ketika saya – seperti biasa – menjemput suami di halte bis yang ada di Hollywood Junction Jababeka. Biasanya ini saya lakukan saat suami mendapat tugas kantor keluar kota dan harus ke bandara Soetta atau saat dia kembali ke rumah naik Trans Jakarta dari kawasan UKI. Sebuah rutinitas yang saya lakukan sejak suami pensiun sebagai karyawan tetap dan berganti status menjadi karyawan kontrak.
Di hari itu, beberapa menit sebelum sampai di tempat penjemputan tersebut, dia mengirimkan pesan ingin mengajak saya nyicipin sajian umami di Secret Garden Restaurant yang berada tak jauh dari titik penjemputan.
“Rating nya bagus banget loh, banyak yang kasih rating 5 di Google Maps. Banyak banget yang memuji masakannya. Tadi saya baca pas lagi di bis. Jadi penasaran,” ujar suami dengan nada takjub yang tak bisa ditahan.
Saya sempat tertegun. Aaiihhh, saya jadi ikutan penasaran. Di Cikarang? Ada gitu restaurant yang bisa konsisten mencapai angka 5, skor tertinggi dalam penilaian yang disampaikan publik?
Saya kemudian paham tapi tidak menyangka bahwa resto yang dimaksud ini berada persis berdampingan dengan SD Al Azhar tempat dulu anak sulung saya sekolah dan kemudian (sekarang) ditempati oleh SMP Presiden di mana anak bungsu saya menamatkan sekolah menengahnya. Jadi saat tiba di lokasi, saya cukup terkejut. Tempat yang dulu adalah ruko kosong, tak ada peminat, sekarang telah berubah wujud. Terlihat lebih hidup dan menghijau dengan dinding kaca di hampir seluruh sisi depan.
Apalagi setelah menandai bahwa Secret Garden Restaurant punya jam buka pagi-pagi sekali. Sekitar pukul 07.00 WIB. Padahal di masa anak bungsu saya sekolah dulu, saya rutin mengantarkan dia masuk sekolah. Yah, kenapa baru buka sekarang-sekarang sih. Kalau sudah ada dari dulu-dulu, kan habis ngedrop anak sekolah saya bisa WFC di sini. Wong tempatnya persis bersebelahan.

Nyicipin Sajian Umami
Kami tiba di waktu-waktu makan malam. Tak berapa lama setelah saya tiba, satu persatu kelompok tamu tampak mulai memenuhi area makan lantai dasar. Selesai memesan makanan, saya mendengar gelak tawa renyah di lantai atas. Rame banget. Usut punya usut ternyata di lantai dua itu ada ruang khusus yang bisa disewa untuk private event atau acara meeting. Kita hanya butuh jasa catering service yang disediakan oleh Secret Garden Restaurant plus biaya sewa minimum Rp7.000.000,00. Biaya ini akan memberikan privilege agar lantai dua tersebut ditutup untuk umum atau hanya untuk event yang kita adakan saja. Infonya bisa diakses di tautan resmi mereka www.secretgardenresto.com.
Dari buku menu yang saya baca tadi, Secret Garden Restaurant menyediakan banyak pilihan asupan. Di antaranya adalah menu nusantara seperti nasi goreng dan menu daerah, pilihan sajian western (pizza, salad, pasta, dll.), aneka sup, aneka bakmi, rice bowl, berbagai pilihan dessert, side dish, soft cookies, produk bakery, dan berbagai jenis gelato dalam berbagai rasa. Dan eh saya juga sempat melihat tawaran ngeliwet kalau ingin makan barengan besties. Seru juga sih menurut saya. Apalagi diadakan di tempat senyaman Secret Garden Restaurant ini.
Setelah menyusur berlembar-lembar buku menu dengan tampilan food photography yang menyegarkan mata, saya, suami, dan si bungsu memesan Secret Garden Salad (52K), Fish and Chips (85K), Chicken Sambal Matah (45K), Strawberry Juice (35K), Hot Tea (18K), dan Iced Tea (18K).
Gimana dengan plating dan kualitas rasa pesanan?
Pertama yang bisa saya pastikan adalah plating setiap menu cantik, rapi, dan memanjakan mata. Meski bukan dalam versi fine dining yang butuh keahlian tertentu. Penggunaan peralatan makannya juga sesuai dengan peruntukannya. Luncheon plate untuk pesanan Fish & Chips dan Secret Garden Salad. Kemudian mangkok besar untuk Chicken Sambal Matah.
Satu yang membuat saya sangat terkesan pada pandangan pertama adalah kuantitasnya. Semua pesanan dalam porsi besar dengan komposisi ingredients yang padat dan membuat saya berdecak kagum. Buat yang lambungnya dah kisut seperti saya, sepertinya memang lebih baik berbagi.
Khususnya untuk Fish and Chips yang saya pesan, isinya komplit betul dengan potongan besar-besar sehingga memenuhi seluruh sisi piring. Ikan dorinya besar (panjang) dan digoreng dengan tingkat kegaringan yang sempurna. Kulit terigunya garing, tidak keras, dan mudah dikunyah. Daging ikannya lembut, tasty and nyaman banget dikunyah. Melengkapi gorengan ikannya, disediakan juga keripik kentang goreng yang renyah luar biasa. Kemudian ditambah taburan salad yang gak pelit sama sekali. Dari sekian banyak fish and chips yang saya coba di berbagai resto, presentasi dari Secret Garden Restaurant lah yang sekarang menempati peringkat pertama. Terutama dari segi rasanya.
Kalau boleh saya tuliskan, Secret Garden Restaurant punya fish and chips yang mouth comforting dan kualitas rasa yang terbaik.
Ini menurut lidah dan versi saya ya.
Gimana dengan Secret Garden Salad nya? Ini oke banget. Meski campurannya tidaklah banyak, semua sayur dihidangkan segar dan bersih. Isinya didominasi sayuran hijau dan jejamuran yang diolah sederhana. Berbagi dengan suami, garden salad ini tandas dalam waktu cepat.
Chicken Sambal Matah nya di pesan oleh si bungsu. Seluruh isinya ditaruh di dalam sebuah mangkuk besar yang beratnya ampun-ampunan. Terlepas dari keramiknya yang tebal, isiannya juga padat sekali. Nasinya berlimpah begitu juga dengan potongan ayam gorengnya. Sambal matahnya tersebar merata. Banyak sekali. Ayam tergoreng sempurna. Yang membuat saya menyerah adalah tingkat kepedasan sambal matahnya itu. Astaga, lidah dan hidung saya langsung melejit kaget saat mengunyah dan menelan asupan ini. Saking pedasnya saya sampai berurai air mata.
Tapi si bungsu tampak tenang, pelan tapi pasti, menghabiskan makanan yang dia pesan. Tandas hingga potongan bawang merah terakhir. Sebagai pecinta masakan bercabe banyak, dia mengacungkan jempol untuk apa yang baru saja meluncur ke dalam lambungnya. Sepertinya cocok banget buat mereka yang lidahnya bersahabat dengan cabe dan teman-temannya. Dan hei saya hampir lupa. Chicken Sambal Matah ini rasanya semakin sempurna dengan kehadiran telur ceplok yang terolah sesuai dengan keinginan si bungsu. Tidak terlalu garing dengan bagian kuning yang setengah matang. Nimat banget itu sih.
Satu lagi yang ingin saya haturkan pujian adalah Fresh Strawberry Juice nya. Sesuai pesanan, juice ini saya minta tanpa gula sama sekali. Dan itu mereka lakukan dengan sempurna karena rasa asam manisnya begitu terasa di lidah. Berasa banget kalau sudah mengkonsumsi buah dalam salah satu kondisi terbaik.
Jadi saat membaca serangkaian kata “Delight in Every Bite. Top Service and Premium Cuisine” di tautan resmi mereka, saya langsung paham. Moto yang tepat untuk mewakili setiap menu yang baru saja kami nikmati.

Lebih Lanjut Tentang Secret Garden Restaurant
Restoran yang memiliki dua lantai dan buka pada pukul 07.00 WIB hingga 22.00 WIB (kecuali di Minggu yang buka pukul 10.00 WIB) ini ternyata juga punya dan melayani meeting package, catering services, dan juga in-house event di lantai dua. Lantai tersebut bisa kita mintakan untuk ditutup secara keseluruhan khusus untuk acara kita. Tentu saja dengan biaya tambahan yang ditentukan oleh pihak resto.
Saat saya bertamu, di lantai dua sedang ada acara khusus. Saya datang saat malam Sabtu/Jumat malam. Karena toilet di lantai bawah sedang diperbaiki, saya pun terpaksa harus “manjat” ke lantai dua. Kenapa saya bilang manjat karena memang tangganya curam betul. Nah di kesempatan itu pula saya bisa melihat ada serombongan karyawan pabrik di Jababeka yang sedang mengadakan sebuah pesta pencapaian. Kok tahu? Karena ada horizontal banner yang bertuliskan tentang tema perayaan pencapaian tersebut. Semua tampak tertawa gembira sembari menikmat sajian buffet yang dihidangkan.
Mengintip akun Instagram @secretgarden.jababeka, saya sempat melihat keseruan beberapa pengunjung yang memesan nasi liwetan lengkap dengan aneka lauk dan sayur. Ya ampun tampak sekali keseruannya. Cocok nih untuk bikin acara makan bareng dengan beberapa teman baik sembari ngobrol dari Sabang sampai Merauke. Melupakan keruwetan sejenak sembari menikmati makan bareng dan saling bercerita.
Sembari memotret berkeliling, Secret Garden Restaurant juga menyediakan aneka dessert yang menggoda iman. Ada beberapa pilihan bakery and cake, juga ada homemade gelato dalam berbagai rasa. Saya tadinya mencari cheese cake, tapi ternyata kosong. Ah padahal kue yang satu kegemaran saya betul. Dihidangkan seloyang 20×20 cm buat sendiri pun pasti dengan senang hati saya tandaskan.
Tata ruangnya sederhana saja. Saya menemukan satu sudut kreatif dengan banyak wadah berbahan rotan yang dilapisi kain. Ada sih beberapa yang diisi dengan roti yang terbungkus plastik. Tapi sebagian besar dalam keadaan kosong. Sebagai ornamen ruangan, di sini juga dihadirkan artificial flowers yang terpasang di beberapa titik. Lantainya tidak berkeramik dengan dinding yang dipasang listing dengan dominan warna putih dan turunannya.
Entah apa itu nama putihnya ya. Ada yang tahu?
Oiya, by the way, Secret Garden Restaurant Jababeka ini selain menawarkan aneka menu nusantara, juga menghadirkan western food, aneka sop, ragam menu breakfast, pizza, pasta, soft cookies, beberapa pilihan bakmi, dan masih banyak lagi. Pilihan minumannya juga banyak. Yang dingin maupun yang panas. Untuk golongan ahli hisab juga bisa nongkrong di teras depan atau teras yang ada di lantai dua (jika ruangannya tidak ditutup karena ada acara).
Dari semua yang ditawarkan oleh Secret Garden Restaurant yang berada di Jababeka, Pasir Gombong, Cikarang Utara ini, kualitas menu adalah satu yang mendapatkan nilai teratas. Setidaknya sejauh jelajah perjalanan jajan di Cikarang, di mana saya tinggal untuk saat ini. Sementara untuk tempat dan lingkungan serta kualitas pelayanan ada di angka rata-rata. Untuk dekorasi ruangan menurut saya dalam level “cukup”. Tapi akan jauh lebih cantik lagi, jika Secret Garden Restaurant bisa menghadirkan titik photography yang estetik untuk dihadirkan di media sosial. Banyak nih dinding yang bisa dibuatkan mural di lantai bawah.
Dan eh, jangan lupa, ada satu lagi, yuk latih lagi para petugas untuk lebih ramah dan lebih luwes dalam melayani customer. Perbanyak senyum dan mengucapkan “terima kasih” serta punya product knowledge yang bisa mengarahkan konsumen untuk memilih asupan yang diinginkan. Kalau saya pribadi sih, bakal seneng banget jika diberikan arahan tentang what’s the best in-house serta apa specialty dari resto yang bersangkutan dan yang paling banyak mendapatkan perhatian dan pujian banyak tamu. Kalian gitu juga gak sih?














