Bola.com, Jakarta – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuat keputusan yang mengejutkan saat memanggil pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman, untuk mengikuti pemusatan latihan menjelang Piala AFF 2026.
Pasalnya, Witan Sulaeman dianggap menjadi salah satu pemain yang tak memiliki performa yang mengesankan di level klub. Selain Witan, ada beberapa pemain dalam daftar panggilan Timnas Indonesia ini yang memiliki status serupa.
Namun, nyatanya Herdman tetap memberikan kesempatan kepada para pemain ini untuk menjadi bagian dari skuad Merah Putih yang diterjunkan untuk mengarungi kejuaraan antarnegara Asia Tenggara tersebut.
Jika melihat rekam jejaknya, Witan memang punya pengalaman yang mumpuni di level internasional, terutama saat berada di bawah asuhan Shin Tae-yong. Namun, performanya mengalami penurunan signifikan hingga sulit bersaing di level klub.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Performa di Level Klub
Performa Witan Sulaeman di level klub sebetulnya masih sangat jauh dari kata ideal. Pasalnya, bersama Persija Jakarta di BRI Super League 2025/2026, pemain berusia 24 tahun ini terhitung minim menit bermain.
Sejauh ini, Witan sudah mengukir 18 kali penampilan dengan durasi 855 menit. Dari semua catatan itu, dia turun sebagai starter sebanyak delapan kali. Kontribusinya pun sudah mencapai satu gol dan empat assist.
Yang cukup mengkhawatirkan, kesempatan bermain Witan pada putaran kedua ini mengalami penurunan drastis. Dia hanya dimainkan Mauricio Souza sebanyak lima laga, dan lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.
Sejak dua musim terakhir ini, Witan memang mulai kesulitan untuk mendapatkan menit bermain yang reguler bersama Persija Jakarta. Terakhir kali dia menjadi pilihan utama di Macan Kemayoran ialah pada edisi 2023/2024.
Ketika itu, Witan mampu menghasilkan 33 penampilan dengan durasi yang mencapai 1.670 menit. Catatan kontribusinya juga jauh lebih tinggi karena bisa menyumbangkan empat gol plus sembilan assist.
Segudang Pengalaman di Timnas
Meskipun demikian, Witan tetap menjadi salah satu pemain aktif yang memiliki rekam jejak memukau di level tim nasional. Winger kelahiran Palu ini sudah menjadi andalan sejak bergabung di Timnas U-19.
Di level ini, menurut situs Transfermarkt, Witan sudah mengukir sebanyak 34 kali penampilan dengan kontribusi 8 gol. Di Timnas U-19, dia sudah merasakan dua era pelatih yang berbeda, yakni Indra Sjafri dan Shin Tae-yong.
Beralih di level U-22 dan U-23, dia tercatat sudah mengukir 42 kali penampilan dengan kontribusi sembilan gol, termasuk merasakan perunggu SEA Games 2021, emas SEA Games 2023, hingga melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024.
Sementara itu, di level senior, Witan yang sudah mengukir debut sejak Mei 2021 di bawah asuhan Shin Tae-yong bisa merangkum 46 penampilan. Kontribusinya juga tinggi karena mencetak sembilan gol plus delapan assist.
Piala AFF Edisi Ketiga
Jika mampu bertahan di fase seleksi hingga menembus skuad akhir Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman, pemain jebolan SKO Ragunan itu berpeluang besar untuk mencatatkan Piala AFF ketiganya pada edisi 2026 ini.
Sebelumnya, dia sempat merasakan ketatnya persaingan Piala AFF 2020 dan mampu lolos hingga final. Sayangnya, di partai puncak, skuad Garuda harus menyerah dari Timnas Thailand karena kalah agregat 2-6.
Setelah itu, Witan kembali dipercaya Shin Tae-yong untuk bermain di Piala AFF 2022. Namun, di edisi ini, prestasi skuad Merah Putih mengalami penurunan karena kandas di semifinal, setelah dibekuk Vietnam dengan agregat 0-2.
Pada Piala AFF 2024, Witan tak mendapatkan panggilan STY yang saat itu memutuskan memanggil pemain-pemain muda. Kini, jika bisa kembali tampil, Witan akan mengukir ajang ketiganya di Piala AFF 2026.


:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,565,20,0)/kly-media-production/medias/5427330/original/056637400_1764379618-Persija_vs_PSIM-51.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5590621/original/019114700_1778146690-1.jpg)


