Scroll untuk baca artikel
Berita

Tidur dengan Rambut Diikat, Boleh Enggak Sih?

webmaster
6
×

Tidur dengan Rambut Diikat, Boleh Enggak Sih?

Share this article
tidur-dengan-rambut-diikat,-boleh-enggak-sih?
Tidur dengan Rambut Diikat, Boleh Enggak Sih?

CNN Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 20:00 WIB

Example 300x600
Tidur dengan Rambut Diikat, Boleh Enggak Sih?
Ilustrasi. Beberapa orang menganggap tidur lebih nyaman saat rambut dalam kondisi terikat. (iStockphoto/South_agency)

Jakarta, CNN Indonesia

Banyak orang menggerai rambutnya saat tidur. Tapi, beberapa orang juga memilih untuk mengikat rambutnya saat tidur.

Nah, sebenarnya bolehkah kita mengikat rambut saat tidur?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jawaban utamanya adalah boleh. Tidur dengan rambut diikat justru dianjurkan. Mengikat rambut saat tidur disebut dapat memberikan keseimbangan antara melindungi batang rambut dan menjaga kesehatan akar rambut.

Mengutip Times of India, mengikat rambut saat tidur membantu mencegah rambut kusut saat bangun tidur. Cara ini juga meminimalisasi gesekan dengan bantal yang bisa menimbulkan kerusakan.

Tak cuma itu, bantal juga diketahui dapat menyerap minyak alami rambut. Mengikat rambut bisa meminimalisasi penyerapan dan menjaga rambut tetap lembap serta tidak kering.

Tidur dengan rambut diikat juga bisa berpengaruh terhadap kesehatan kulit wajah.

Rambut sendiri dikenal membawa kotoran, keringat, dan minyak alami. Tidur dengan rambut terurai membuat minyak bisa berpindah ke wajah, yang pada gilirannya dapat memicu jerawat.

Jangan diikat terlalu keras

Meski dianjurkan, tetap usahakan agar tidak mengikat rambut dengan kencang. Alih-alih memberikan manfaat, mengikat kencang rambut saat tidur hanya bisa menimbulkan masalah anyar.

Beberapa risiko bisa muncul saat kamu mengikat rambut terlalu kentang. Salah satunya adalah kerontokan.

Mengutip Allure, ketegangan tinggi menciptakan titik lemah pada batang rambut. Saat tubuh berguling ke sana ke mari di malam hari, gesekan dengan bantal bisa bikin rambut mudah patah.

Selain itu, mengikat rambut terlalu kencang juga bisa memicu sakit kepala. Ikatan yang terlalu kencang dapat membatasi aliran darah ke kulit kepala, menimbulkan kepala yang terasa berat saat bangun tidur.

Ikat rambut dengan longgar. Jika bisa, gunakan ikat rambut berbahan sutera atau satin yang lebih aman. Hindari penggunaan karet rambut yang tipis dan kasar.

Jika kamu punya rambut panjang, coba gunakan metode kepang yang longgar. Kepangan menjaga rambut tetap rapi tanpa tekanan pada kulit.

Yang perlu diingat, jangan pernah tidur dengan rambut basah yang diikat. Saat basah, rambut berada pada kondisi yang paling lemah. Mengikat rambut basah akan memperbesar tekanan dan memicu masalah jamur di kulit kepala.

(asr)

Add as a preferred
source on Google