Scroll untuk baca artikel
Teknologi

WhatsApp Siapkan Cloud Backup Sendiri, Bisa Hemat Google Drive dan iCloud

webmaster
4
×

WhatsApp Siapkan Cloud Backup Sendiri, Bisa Hemat Google Drive dan iCloud

Share this article
whatsapp-siapkan-cloud-backup-sendiri,-bisa-hemat-google-drive-dan-icloud
WhatsApp Siapkan Cloud Backup Sendiri, Bisa Hemat Google Drive dan iCloud


Foto: WABetaInfo

Teknologi.id – Aplikasi perpesanan populer WhatsApp tengah menyiapkan inovasi baru yang berpotensi mengubah cara pengguna mencadangkan data chat. Selama ini, backup percakapan masih bergantung pada layanan pihak ketiga seperti Google Drive untuk Android dan iCloud untuk pengguna iPhone. Namun ke depannya, WhatsApp tampaknya ingin berdiri lebih mandiri. Langkah ini bukan tanpa alasan. Banyak pengguna merasa penyimpanan cloud mereka cepat penuh karena backup chat WhatsApp harus berbagi ruang dengan file lain seperti foto, video, dan dokumen dari aplikasi berbeda.

Example 300x600

Masalah Lama: Penyimpanan Cepat Penuh

Bagi sebagian pengguna, terutama yang aktif berkirim media, ukuran backup WhatsApp bisa membengkak dengan cepat. Hal ini membuat kapasitas penyimpanan gratis di Google Drive atau iCloud terasa sangat terbatas. Akibatnya, pengguna sering dihadapkan pada pilihan sulit: menghapus file penting, membatasi backup, atau membeli tambahan ruang penyimpanan. Situasi ini tentu kurang praktis, apalagi bagi mereka yang mengandalkan WhatsApp sebagai alat komunikasi utama. Melihat kondisi tersebut, WhatsApp mulai mengeksplorasi solusi baru agar pengguna tidak lagi terlalu bergantung pada layanan cloud eksternal.

Baca juga: Mulai September 2026, WhatsApp Tak Bisa Dipakai di Sejumlah HP Android Ini

Opsi Cloud Mandiri dari WhatsApp

Berdasarkan temuan dari WABetaInfo, WhatsApp sedang mengembangkan sistem backup berbasis cloud miliknya sendiri. Artinya, pengguna nantinya bisa memilih tempat penyimpanan sesuai kebutuhan. Dalam skenario ini, pengguna akan diberikan opsi: tetap menggunakan Google Drive/iCloud atau beralih ke cloud bawaan WhatsApp. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah karena pengguna bisa menyesuaikan dengan kondisi penyimpanan masing-masing. Jika memilih layanan cloud WhatsApp, pengguna dikabarkan akan mendapatkan kuota gratis sekitar 2GB. Meski terlihat kecil, kapasitas ini bisa cukup untuk backup chat berbasis teks atau penggunaan ringan.

Opsi Berbayar untuk Penyimpanan Lebih Besar

Untuk pengguna dengan kebutuhan lebih besar, WhatsApp juga disebut-sebut menyiapkan paket berbayar. Salah satu opsi yang sedang diuji adalah kapasitas hingga 50GB dengan biaya sekitar USD 0,99 per bulan. Paket ini kemungkinan akan menarik bagi pengguna yang sering mengirim atau menerima file media berukuran besar, seperti video dan foto berkualitas tinggi. Dengan harga yang relatif terjangkau, pengguna tidak perlu lagi khawatir soal keterbatasan ruang. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian apakah semua pengguna akan mendapatkan akses yang sama, atau hanya tersedia untuk pengguna tertentu seperti pelanggan layanan premium.

Baca juga: WhatsApp Plus Resmi Hadir! Ini Fitur Baru yang Ditawarkan

Keamanan Jadi Prioritas Utama

Meski menawarkan kemudahan, WhatsApp tetap menempatkan keamanan sebagai prioritas. Pengguna yang memilih cloud bawaan WhatsApp diwajibkan mengaktifkan sistem enkripsi end-to-end. Ada beberapa metode pengamanan yang bisa dipilih, mulai dari passkey modern, password tradisional, hingga kunci enkripsi 64 digit. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa data chat tetap aman dan tidak bisa diakses oleh pihak lain, termasuk WhatsApp sendiri. Dengan pendekatan ini, WhatsApp mencoba menjaga keseimbangan antara kenyamanan dan perlindungan privasi pengguna.

Perlu dicatat, fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia secara luas. Saat sudah mendekati rilis, kemungkinan besar fitur ini akan diuji lebih dulu oleh pengguna beta. Jika uji coba berjalan lancar, bukan tidak mungkin fitur ini akan menjadi standar baru dalam sistem backup WhatsApp di masa depan.

Kehadiran cloud mandiri dari WhatsApp bisa menjadi solusi bagi banyak pengguna yang selama ini terbebani oleh keterbatasan penyimpanan Google Drive atau iCloud. Selain memberikan alternatif, fitur ini juga membuka kemungkinan ekosistem WhatsApp yang lebih terintegrasi. Pengguna tidak perlu lagi bergantung pada layanan lain untuk sekadar menyimpan riwayat chat mereka. Jika benar-benar dirilis secara global, inovasi ini berpotensi mengubah cara pengguna mengelola data, sekaligus membuat pengalaman menggunakan WhatsApp menjadi lebih praktis dan efisien.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

(ir/sa)