Scroll untuk baca artikel
Lifestyle

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

3
×

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

Share this article
kebon-ndalem-coffee-and-eatery,-spot-nongkrong-yang-estetik-di-jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

Kebon Ndalem Coffee & Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta | Restaurant and Culinary Review, Featured | April 2026

Saya menemukan Kebon Ndalem Coffee and Eatery dari referensi seorang teman blogger yang bermukim di Jogjakarta. Pesan yang dia sampaikan adalah bahwa cafe ini punya titik paling strategis di seputaran Tugu di kawasan Jetis, kota Jogjakarta. Seseru apa sih cafenya? Jadi penasaran

Saya memutuskan untuk datang ke Kebon Ndalem Coffee and Eatery tepat setelah mereka buka. Setidaknya tak lebih dari pukul 10.15 WIB. Tujuannya ada beberapa. Salah duanya adalah bisa motret dan dipotret di balkon tanpa bocor dan mendapatkan parkir kendaraan yang lega. Yang paling penting itu adalah soal foto itu. Dengan kondisi masih sepi, saya jadi bisa memotret dan bikin video tanpa khawatir harus menyunting dalam waktu yang lama dan atau menguras energi karena ada beberapa hal yang mengganggu di tahap akhir.

Example 300x600

Dan itu terbukti saat saya tiba. Di area parkir hanya ada sederetan motor saja. Jadi mobil sewaan yang mengantarkan saya bisa bebas ngambil posisi di mana aja. Kesibukan bersih-bersih juga baru selesai. Khususnya di lantai dasar di mana kesan pertama langsung menyergap. Tapi meskipun begitu, tetap ada seorang yang bersiap menyambut tamu dan mengarahkan ke mana sebaiknya kita berada.

Saat saya katakan ingin bebas memotret dengan latar belakang Tugu Pal Putih, dia langsung mengarahkan saya untuk ke lantai dua dan menuju balkon yang ada di sisi luar lantai dua ini. Tidak ke lantai tiga karena proses persiapan masih berlangsung.

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

Berfoto Sepuasnya di Lantai Dua

Suasana sepi menyergap saat saya tiba di lantai dua. Selain ruang makan yang luas di bagian dalam, di lantai ini juga ada pusat pelayanan pesanan, ruang tertutup dengan dinding kaca (yang sepertinya butuh reservasi terlebih dahulu), dan deretan balkon yang cukup luas tapi dengan daya tampung yang terbatas. Ada alas kayu merapat ke dinding balkon untuk kita menaruh makanan dan minuman.

Merasakan panas yang cukup menyergap di sisi balkon tadi, saya memesan dua jenis minuman Galaxy Lemonade 31K dan Ice the Pretty Pink 41K. Semua tak minta berlimpah es batu. Biar keringnya leher bisa terobati.

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

Suasana sepi yang ada membuat saya bisa berpuas-puas memotret lingkungan sekitar cafe. Tugu terfoto maksimal dalam beberapa angle dengan segala kesibukan lalu lintas yang terjadi di sekitarnya. Tidak begitu padat tapi beberapa kendaraan tradisional yang lalu lalang seperti becak dan beberapa wisatawan yang berfoto di pinggir jalan, menandakan bahwa Jogjakarta tetap hidup dengan sentuhannya sendiri.

Tugu Pal Putih yang juga adalah ikon dari kota Jogjakarta yang saya pandangi dari titik terbaik dari lantai dua Kebon Ndalem ini, tampak terlindungi oleh pagar setinggi satu meter dengan taman sederhana yang begitu terawat di sekeliling bagian bawahnya.

Pijakan di sekitarnya yang terbuat dari konblok dan batu-batu berbentuk bulat serta serangkaian lampu hias tampak mempercantik suasana. Area pijaknya juga terlihat luas dan menyenangkan. Sepagian itu Tugu dan sekitarnya tampak masih hening dan minim suara. Saya duduk di balkon dengan sama heningnya sembari menyesap minuman dingin yang terus saya genggam sembari memperluas pandangan ke beberapa bangunan lawas yang ada di sekitar Tugu.

Suasana lawasan begitu terasa. Begitupun dengan bangunan yang digunakan oleh Kebon Ndalem ini. Saya mendadak termenung dan membayangkan keindahan yang tercipta saat matahari sudah turun dan lampu-lampu di bundaran ini menyala dengan sempurna.

Semua pasti terlihat tenang dan tidak terburu-buru.

Puas menikmati waktu di teras, saya kembali memperhatikan ruang makan yang ada di sisi dalam lantai dua. Unsur kayu begitu mendominasi dengan pilihan dudukan yang terasa grande dan mampu menampung sekian banyak pengunjung. Ada juga sofa kayu lama yang merapat ke dinding yang ternyata jadi salah satu spot foto indah dengan latar belakang Tugu Pal Putih dari kejauhan.

Secara keseluruhan, jika saya mau lebih rinci, sentuhan konsep modern dan retro dimunculkan di ruang makan di lantai dua ini. Kebersihannya juga sangat terjaga. Ornamen yang dihadirkan juga tidak over display karena pasti tujuan utama yang disiapkan adalah lebih pada balkonnya.

“Cobain datang pas sunset atau malam-malam Bu. Motret nya pasti lebih seru dan hasilnya lebih cantik. Lampu-lampu di luaran itu keren buat fotografi.” Sapa ramah seorang petugas yang sedari tadi memperhatikan kegiatan memotret saya.

“Iya sih. Semoga nanti agak maleman saya bisa balik lagi.” Jawaban ini benar-benar datang dari pikiran saya yang tadi sempat terlintas saat berada di balkon.

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

Melanjutkan Langkah

Puas mengunci kenangan di balkon lantai dua ini, saya dan si bungsu kemudian melangkah turun menuju lantai dasar yang tadi kami lewati. Ada beberapa tamu yang sedang menikmati sajian di sini, tapi sentuhan sunyi masih lebih dominan.

Di lantai bawah ini, Kebon Ndalem memiiki mini market yang padat dengan berbagai barang dagangan. Memproduksi kaos mengusung jenama sendiri, Kebon Ndalem juga menyediakan buah tangan beserta aneka jajanan yang bisa dijadikan oleh-oleh. Saya menyempatkan diri menyusur dan melihat begitu banyak barang menarik di sini. Salah satunya adalah deretan kaos itu.

Di sini juga banyak bangku dan meja untuk bersantap termasuk di teras luar yang bersisian dengan parkir kendaraan. Kalau malam dengan udara yang lebih redup, asyik juga sih nongkrong di luaran sini. Ngobrol pasti terasa lebh lepas karena tidak terkungkung ruangan. Saya menyempatkan diri berfoto di sisi luar ini karena memang masih sepi.

Tak lama si bungsu mengingatkan saya untuk segera pergi karena tujuan berikutnya ada di sisi luar kota dan butuh ekstra waktu untuk mencapai tempat itu. Saya melangkah enggan sembari mendongak, melihat teras luar lantai dua yang belum lama saya tinggalkan.

Saya mengingatkan janji akan berada di teras itu kembali di malam hari. Untuk merasakan vibes yang berbeda dengan pendar lampu yang menyempurnakan keindahan malam. Tapi ternyata rasa lelah karena menyusur banyak tempat, membuat saya langsung kembali hotel.

Semoga suatu saat bisa kembali dan menikmati sajian masakan Kebon Ndalem Coffee and Eatery, spot nongkrong yang estetik di Jogjakarta. Tentu saja bersama orang-orang yang ngobrol nya seide, sevisi, seseru, dan bertahan sejauh penerbangan Jakarta menuju Jeddah.

Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta
Kebon Ndalem Coffee and Eatery, Spot Nongkrong yang Estetik di Jogjakarta

IG @annie_nugraha | Email: annie.nugraha@gmail.com