Ringkasan:
-
Yesus Kristus, Putra Allah, juga meramalkan peristiwa-peristiwa penting dalam Alkitab, yang sebagian besar digenapi kemudian.
-
Yesus meramalkan ajarannya akan bertahan selamanya, bahkan melampaui keberadaan langit dan bumi.
-
Yesus menubuatkan pengkhianatan yang dilakukan oleh salah satu murid-Nya, pengabaian oleh semua murid, dan penyangkalan Petrus sebanyak tiga kali.
Yesus Kristus tidak hanya dianggap sebagai Anak Allah, tetapi di dalam Alkitab juga disebut sebagai nabi yang meramalkan peristiwa-peristiwa penting. Sebagian besar nubuatan ini digenapi kemudian menurut kitab suci: tidak hanya dalam kehidupannya sendiri, namun juga dalam aktivitas orang-orang di sekitarnya. Di sini kita memiliki nubuatan yang disempurnakan dengan subjudul yang berbeda-beda untuk setiap nubuatan dan penggenapannya.
Yesus Meramalkan Bahwa Perkataan-Nya Akan Bertahan Selamanya
Menurut Yesus, ajarannya akan bertahan lebih lama dibandingkan semua hal lainnya. Bahkan ketika langit dan bumi lenyap, katanya dalam Matius 24:35, ia tidak akan berlalu; kata-katanya akan ada di sana. Bagi orang-orang yang beriman, ramalan ini merupakan dampak global dari ajaran beliau yang telah berlangsung selama ini.
Yesus meramalkan bahwa kisah Maria dari Betania akan diceritakan
Beberapa murid mengkritik Maria dari Betania ketika dia menuangkan minyak mahal ke atas Yesus. Namun Yesus membenarkan dia dan mengatakan kepada mereka bahwa dia sedang bersiap untuk menguburkannya. Dia juga meramalkan bahwa kisahnya akan disebarkan ke mana pun Injil diberitakan.
Penggenapannya: Kisah Maria dari Betania Terus Dibagikan
Menurut apa yang tertulis dalam Matius 26:1013, Yesus mengatakan kepadanya bahwa tindakannya akan diketahui seluruh dunia. Kisahnya bahkan diceritakan kembali saat ini dalam ajaran agama Kristen dan konsisten dengan pernyataan tersebut.
Yesus meramalkan bahwa dia akan dikhianati oleh salah satu muridnya
Suatu hari, saat makan malam bersama murid-muridnya, Yesus memberi tahu mereka bahwa salah satu dari mereka akan mengkhianatinya. Adegan ini tercermin dalam Matius 26:2122 dimana para murid terkejut dan sedih.
Penggenapannya: Yudas Iskariot Mengkhianati Yesus
Nubuatan ini digenapi ketika Yesus ditangkap oleh massa yang dipimpin oleh Yudas Iskariot yang mengidentifikasikannya dengan ciuman seperti yang tercatat dalam Injil.
Yesus meramalkan bahwa semua muridnya akan meninggalkan dia ketika dia dikhianati
Yesus telah memperingatkan murid-muridnya bahwa mereka akan tercerai-berai jika Yesus diambil. Nubuatan ini ditemukan dalam Matius 26:3132.
Penggenapannya: Para Murid meninggalkan Dia
Dalam Matius 26:56, ketika Yesus ditangkap, semua murid-Nya lari meninggalkan Dia sendirian, seperti yang telah disebutkannya.
Yesus meramalkan bahwa Petrus akan menyangkalnya tiga kali
Sebelum ayam berkokok, Yesus mengatakan kepada Petrus bahwa dia akan menyangkal mengenalnya sebanyak tiga kali. Yesus bersikeras bahwa hal ini akan terjadi, meskipun Petrus yakin hal itu tidak akan terjadi.
Penggenapannya: Petrus Menyangkal Yesus Tiga Kali
Petrus, pada malam harinya tiga kali menyangkal Yesus. Saat ayam berkokok, ia teringat akan perkataan Yesus dan penuh penyesalan, yang tertulis dalam Matius 26:74-75.
Yesus meramalkan bahwa para penguasa agama akan menyebabkan dia menderita
Yesus bernubuat bahwa dia akan tunduk pada para pemimpin agama, mati, dan dibangkitkan. Ini ada dalam Matius 16:21.
Penggenapannya: Yesus Menderita dan Disalib
Narasi Injil menunjukkan bahwa para pemimpin agama mendominasi penangkapan, penderitaan, dan penyaliban Yesus, yang merupakan bagian sentral dari iman Kristen, dan diyakini telah menggenapi nubuatannya.







