Lagi-lagi, Johnny Jansen memuji penampilan Teppei Yachida. Pada awal kedatangannya di putaran kedua BRI Super League 2025/2026, gelandang asal Jepang tersebut dipandang sebelah mata.
Banyak yang menilai penampilannya akan jauh dibawah ekspektasi karena dalam beberapa pertandingan awal, performanya fluktuatif. Namun sekarang ia bak kepingan puzzle yang hilang.
Johnny Jansen sadar bahwa performa Teppei Yachida saat ia datang, masih belum menunjukkan bahwa ia adalah seorang playmaker yang dibutuhkan oleh Bali United.
Namun, karena ada beberapa pemain yang mengalami cedera terutama di lini tengah, peran Teppei sangat dibutuhkan saat itu meskipun ada kendala adaptasi darinya dan juga Diego Campos yang juga baru didatangkan di putaran kedua.
“Setelah putaran pertama berakhir, kami menghadapi beberapa cedera dan juga pemain baru yang belum siap bermain penuh selama 90 menit. Kami harus membangun kondisi mereka secara bertahap,” ungkapnya,” terangnya.
“Sekarang Anda bisa melihat perkembangan dia. Dia pemain yang tenang, memiliki teknik yang bagus, dan mampu bermain di antara lini. Itu sangat penting bagi tim,” tambahnya.
Meskipun dalam kondisi sekarang Bali United juga tidak sepenuhnya selalu meraih kemenangan. Yang jelas ia sebagai pelatih sudah menemukan bagaimana cara terbaik untuk bermain sesuai dengan karakter tim.
“Kami mungkin masih kalah di beberapa pertandingan, tetapi kami terus berkembang. Itu yang paling penting,” tutupnya.


