Scroll untuk baca artikel
Berita

PBNU Kecam Keras Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Atas Nama Pribadi, Nggak Ada Manfaatnya

127
×

PBNU Kecam Keras Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Atas Nama Pribadi, Nggak Ada Manfaatnya

Share this article
pbnu-kecam-keras-kunjungan-5-nahdliyin-ke-israel:-atas-nama-pribadi,-nggak-ada-manfaatnya
PBNU Kecam Keras Kunjungan 5 Nahdliyin ke Israel: Atas Nama Pribadi, Nggak Ada Manfaatnya

Potret lima orang Nahdliyin yang berfoto bersama Presiden Israel Isaac Herzog (ANTARA/HO-Istimewa)

Potret lima orang Nahdliyin yang berfoto bersama Presiden Israel Isaac Herzog (ANTARA/HO-Istimewa)

Example 300x600

Indonesiainside.id – Wakil Ketua Badan Pengembangan Jaringan Internasional Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (BPJI PBNU), Achmad Munjid mengecam keras kunjungan lima cendekiawan muda Nahdliyin ke Israel disertai foto bersama dengan Presiden Israel, Isaac Herzog.

Munjid menegaskan bahwa kunjungan tersebut dilakukan atas nama pribadi, bukan mewakili NU secara resmi. Dia lantas mempertanyakan tujuan dan manfaat dari kunjungan tersebut.

“Buat apa ada orang-orang kita yang mendekat? Apa tujuannya? Atas nama siapa? Apa manfaatnya? Tak ada jawaban masuk akal yang bisa diterima,” ucap Munjid dalam keterangannya, dikutip dari laman NU Selasa (16/7/2024).

Kritik keras juga dia layangkan terhadap sikap dari lima Nahdliyin yang bertatap muka dengan Presiden Israel tersebut. Tindakan itu, lanjutnya, tidak bisa dibenarkan melihat situasi global yang kini mengecam tindakan Israel terhadap Palestina.

“Seluruh dunia yang berpikir waras sekarang sedang mengutuk Israel karena kejahatan kemanusiaan mereka, genosida terhadap rakyat Palestina. Seluruh dunia sedang menjauhi Israel, kita harus menghukum Israel yang sangat rasis, tak berperikemanusiaan, dan mengabaikan hukum internasional,” tegasnya.

Munjid mengaku menyesali tindakan yang diambil oleh kelima Nahdliyin tersebut. Terlebih mengabadikan momen pertemuan dengan petinggi negara Zionis hingga viral di media sosial.

“Apalagi memposting foto dan video ke mana-mana. Saya sangat sedih dan malu melihat ini semua,” paparnya.

Beredar di media sosial, para intelektual muda tersebut bertemu dengan Isaac Herzog. Tidak diketahui persis kapan kunjungan para intelektual muda Nahdliyin tersebut.

Lima tokoh muda Nahdliyin bertemu dengan Presiden Israel, Isaac Herzog itu adalah Gus Syukron Makmun, Dr. Zainul Maarif, Munawar Aziz, Nurul Bahrul Ulum, dan Izza Annafisah Dania.