Scroll untuk baca artikel
Berita

Uni Eropa Tegaskan Tolak Labeli UNRWA Sebagai Organisasi Teroris

144
×

Uni Eropa Tegaskan Tolak Labeli UNRWA Sebagai Organisasi Teroris

Share this article
uni-eropa-tegaskan-tolak-labeli-unrwa-sebagai-organisasi-teroris
Uni Eropa Tegaskan Tolak Labeli UNRWA Sebagai Organisasi Teroris

Kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell

Kepala kebijakan luar negeri UE Josep Borrell

Example 300x600

Indonesiainside.id – Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell menolak dengan tegas pelabelan Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) sebagai ‘organisasi teroris’.

Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela pertemuan ke-15 Dewan Asosiasi UE-Yordania pada konferensi pers gabungan dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi di Brussels, Senin (15/7/2024) waktu setempat.

“Kami menolak segala upaya untuk melabelkan UNRWA sebagai ‘organisasi teroris’. Bagaimana bisa sebuah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa dianggap sebagai organisasi teroris?” tegas Borrell, dikutip Selasa (16/7/2024).

Uni Eropa, sambung dia, bersama dengan donatur internasional lain akan terus mendukung dan mendanai UNRWA.

“Kami sepakat bahwa mempertahankan peran UNRWA yang tak tergantikan di seluruh kawasan, termasuk di Yordania, sangat lah penting,” ujarnya.

Pada akhir Mei 2024, Knesset (parlemen Israel) meloloskan mosi awal untuk menyetujui rancangan undang-undang yang menetapkan UNRWA sebagai ‘organisasi teroris’.

RUU tersebut juga mengamanatkan agar ‘Undang-undang Antiterorisme’ Israel diterapkan pada badan PBB tersebut dan menghentikan semua komunikasi dan hubungan antara Israel dan badan tersebut.

Israel berupaya keras melobi agar UNRWA ditutup karena lembaga itu merupakan satu-satunya badan PBB yang memiliki mandat khusus untuk mengurus kebutuhan dasar pengungsi Palestina.

UNRWA dibentuk berdasarkan resolusi PBB pada 1949 dan diberi mandat untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada pengungsi di lima daerah operasinya: Yordania, Suriah, Lebanon, Tepi Barat, dan Jalur Gaza.