Panduan lengkap bacaan doa minta hujan deras beserta adab dan waktu-waktu terbaik agar doa cepat diijabah.
Beberapa wilayah di Indonesia memang lagi berjuang menghadapi puncak musim kemarau panjang yang rasanya nggak usai-usai. Terik matahari yang menyengat bikin hawa gerah makin awet, belum lagi ancaman karhutla di beberapa daerah yang bikin kabut asap makin mengkhawatirkan.
Ketika berbagai upaya darurat di darat dan udara terus dikerahkan, melangitkan doa minta hujan turun menjadi tumpuan harapan yang paling menenangkan. Cara ini juga jadi salah satu bagaimana kita menyerahkan segala urusan kembali pada Sang Pemilik Alam.
Oleh sebab itu, terdapat beberapa bacaan doa meminta hujan yang dapat kita panjatkan kepada Zat Yang Mahapengasih, Allah SWT.
Adab Berdoa dalam Islam dan Waktu Mustajabnya
Seseorang menengadahkan kedua telapak tangan saat menerapkan adab berdoa dalam Islam. | Canva
Sebagai makhluk yang lemah, ada baiknya kita menata hati dan sikap terlebih dahulu. Menyampaikan harapan kepada Sang Pencipta tentu butuh tata cara terbaik biar apa yang kita minta bisa diijabah.
Dikutip dari buku ADAB BERDOA terjemahan Muzafar Sahidu bin Mahsun Lc., berikut beberapa adab berdoa yang perlu kita perhatikan bersama:
- Meluruskan niat dengan penuh keikhlasan dan hanya menggantungkan segala harapan kepada Allah SWT semata.
- Membuka doa dengan memuji keagungan Allah SWT serta melantunkan shalawat untuk Rasulullah SAW.
- Menyadari kelemahan diri dengan memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang pernah kita perbuat.
- Menikmati setiap momen saat memohon tanpa rasa terburu-buru atau menuntut hasil yang serba instan.
- Merendahkan nada suara dan menjaga kekhusyukan agar hati terasa lebih tenang dan dekat saat memanggil Nama-Nya.
- Menghadirkan hati secara utuh dan menanamkan rasa yakin bahwa tidak ada doa tulus yang sia-sia di mata-Nya.
- Menjaga lisan agar tidak berdoa untuk hal-hal buruk, sumpah serapah, atau keburukan bagi keluarga, harta, dan diri sendiri.
- Mengangkat kedua telapak tangan sebagai simbol kerendahan hati bahwa kita manusia biasa yang sangat membutuhkan-Nya.
Selain adab, di dalam Islam juga ada waktu-waktu mustajab untuk memanjatkan doa, lho, yaitu:
- Saat hujan turun.
- Saat kemarau atau kekeringan sebagai doa meminta hujan.
- Saat salat istisqa atau khutbah salat istisqa.
- Ketika sujud dalam salat.
- Pada sepertiga malam terakhir.
- Di antara azan dan iqamah.
- Pada hari Jumat, terutama menjelang Magrib.
Kumpulan Bacaan Doa Minta Hujan yang Pernah Diamalkan Rasulullah SAW
Saat daerah kita mengalami kemarau panjang atau sedang membutuhkan air, Rasulullah SAW mengajarkan beberapa doa yang bisa dipanjatkan. Berikut beberapa pilihan bacaannya:
1. Doa Minta Hujan Turun yang Menyuburkan dan Bermanfaat
Tumbuhan hijau segar yang tersiram tetesan air hujan berkah di musim kemarau. | Canva
Ini adalah salah satu doa yang paling umum dipanjatkan agar hujan yang turun membawa kebaikan dan tidak menimbulkan bencana:
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا، مَرِيئًا مَرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارَّ، عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ
Latin: Allahumma asqinaa ghaitsan mughiitsan, marii’an marii’an, naafi’an ghaira dhaarrin, ‘aajilan ghaira aajilin.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menolong, menyuburkan, bermanfaat dan tidak membahayakan, segera dan tidak ditunda.”
2. Doa Minta Hujan Deras dan Lebat Saat Kekeringan
Perbandingan tanah retak akibat kemarau panjang dan siraman hujan lebat untuk mengakhiri kekeringan. | Canva
Kalau kondisi kekeringan sudah cukup parah atau daerah sekitar sedang membutuhkan pasokan air yang banyak untuk memadamkan titik api karhutla, doa ini bisa diamalkan:
اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا، هَنِيئًا مَرِيئًا، مَرِيعًا غَدَقًا، مُجَلِّلًا عَامًّا، طَبَقًا سَحًّا دَائِمًا
Latin: Allahumma asqinaa ghaitsan mughiitsan, hanii’an marii’an, marii’an ghadaqan, mujallilan ‘aamman, thabaqan sahhan daa’iman.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah kepada kami hujan yang menenteramkan, menyegarkan, menyuburkan, deras dan melimpah, merata, tercurah deras, serta berlangsung terus-menerus.”
3. Bacaan Doa Minta Hujan Singkat yang Mudah Dihafalkan
Tetesan air hujan deras membasahi payung hitam sebagai gambaran doa meminta hujan turun. | Canva
Untuk yang ingin membaca doa pendek dan mudah dihafal, bacaan dari riwayat shahih ini bisa diulang sebanyak tiga kali:
اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا، اللَّهُمَّ أَغِثْنَا
Latin: Allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa, allahumma agitsnaa.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami.”
4. Doa Memohon Hujan untuk Manusia, Hewan, dan Alam
Burung yang berdiri di tengah curahan hujan lebat yang membasahi alam dan seisinya. | Canva
Rasulullah SAW juga mengajarkan doa yang melingkupi keselamatan lingkungan serta hewan-hewan yang terdampak musim kemarau:
اللَّهُمَّ اسْقِ عِبَادَكَ وَبَهَائِمَكَ، وَانْشُرْ رَحْمَتَكَ، وَأَحْيِ بَلَدَكَ الْمَيِّتَ
Latin: Allahumma asqi ‘ibaadaka wa bahaa’imaka, wansyur rahmataka, wa ahyi baladakal mayyit.
Artinya: “Ya Allah, turunkanlah air kepada hamba-hamba-Mu dan hewan-hewan ternak-Mu, sebarkanlah rahmat-Mu, dan hidupkanlah negeri-Mu yang telah mati.”
5. Doa Memohon Hujan Rahmat dan Dihindarkan dari Bencana
Bunga-bunga tersiram air hujan deras yang membawa rahmat dan kesegaran bagi alam. | Canva
Doa ini dibaca agar air yang diturunkan benar-benar membawa manfaat, serta dijauhkan dari marabahaya seperti angin kencang atau banjir:
اللَّهُمَّ سُقْيَا رَحْمَةٍ، وَلَا سُقْيَا عَذَابٍ، وَلَا مَحْقٍ، وَلَا بَلَاءٍ، وَلَا هَدْمٍ
Latin: Allahumma suqyā rahmatin, wa lā suqyā ‘adzābin, wa lā mahqin, wa lā balā’in, wa lā hadmin.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah hujan ini sebagai siraman rahmat, bukan siraman azab, bukan kemusnahan, bukan bencana, dan bukan kehancuran.”
6. Doa Memohon Hujan dengan Memuji Sifat Allah yang Mahakaya
Seseorang memegang tasbih dan berdoa khusyuk memohon keberkahan dan hujan turun. | Canva
Lafaz ini bersumber dari hadis riwayat Abu Dawud, yang dibaca Rasulullah SAW saat berada di mimbar untuk menyadari kerendahan diri manusia di hadapan Sang Creator:
اللَّهُمَّ أَنْتَ اللَّهُ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَنْتَ الْغَنِيُّ وَنَحْنُ الْفُقَرَاءُ، أَنْزِلْ عَلَيْنَا الْغَيْثَ، وَاجْعَلْ مَا أَنْزَلْتَ لَنَا قُوَّةً وَبَلَاغًا إِلَى حِينٍ
Latin: Allahumma antal-lāhu, lā ilāha illā anta, antal-ghaniyyu wa naḥnul-fuqarā’u, anzil ‘alainal-ghaitsa, waj‘al mā anzalta lanā quwwatan wa balāghan ilā ḥīn.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Allah. Tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau Mahakaya, sedangkan kami adalah orang-orang yang membutuhkan. Turunkanlah hujan kepada kami dan jadikanlah apa yang Engkau turunkan sebagai kekuatan serta bekal bagi kami hingga suatu waktu.”
Itulah tadi berbagai doa minta hujan yang dapat kita panjatkan. Tentunya, kita pun harus bersungguh-sungguh bahwa apa yang kita minta akan dikabulkan oleh Allah SWT.
Semoga kemarau panjang ini segera berakhir dan digantikan dengan keberkahan hujan yang ditunggu oleh banyak orang.
Penulis
Part time – Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time – menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.
Editor
Part time – Content Writer, Copywriter, Editor Buku, dan Penulis. Full time – menghabiskan waktu dengan para kucing, nonton drama maupun film.
Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya
Tim Dalam Artikel Ini






