Scroll untuk baca artikel
#Viral

2 Lubang Hitam Supermasif Mungkin Bertabrakan 100 Tahun Dari Sekarang -Dan Bumi Akan Merasakannya

1
×

2 Lubang Hitam Supermasif Mungkin Bertabrakan 100 Tahun Dari Sekarang -Dan Bumi Akan Merasakannya

Share this article
2-lubang-hitam-supermasif-mungkin-bertabrakan-100-tahun-dari-sekarang-dan-bumi-akan-merasakannya
2 Lubang Hitam Supermasif Mungkin Bertabrakan 100 Tahun Dari Sekarang -Dan Bumi Akan Merasakannya

Ringkasan:

  • Salah satu penemuan terbesar dalam astronomi kontemporer: dua lubang hitam besar ditemukan mengorbit satu sama lain. Para ilmuwan memantau dengan cermat.

    Example 300x600
  • Penemuan di galaksi Markarian 501: dua raksasa yang berinteraksi di pusatnya, bukan satu lubang hitam seperti yang diperkirakan sebelumnya.

  • Dua lubang hitam masif, berukuran seratus juta satu miliar Matahari, mengorbit berdekatan dengan gerakan kecepatan tinggi.

Salah satu penemuan terbesar dalam astronomi kontemporer diberikan oleh ruang angkasa. Pada bulan April 2026, dua lubang hitam besar ditemukan mengorbit satu sama lain, dan para ilmuwan menemukan bahwa kedua lubang hitam tersebut akan bertabrakan setelah seratus tahun, yang merupakan kekhawatiran ilmiah universal bagi semua ilmuwan di komunitas ilmiah saat ini.

Galaksi Pusat

Dua lubang hitam bercahaya dengan piringan akresi merah dan biru berputar-putar dikelilingi awan kosmik berwarna-warni di angkasa luar.

Ditemukan di galaksi Markarian 501, yang ada di Hercules. Dulunya diperkirakan hanya terdapat satu lubang hitam, namun kini diketahui terdapat dua raksasa yang berinteraksi di pusatnya.

Jet Kedua Datang

Dua lubang hitam memancarkan pancaran energi dan dikelilingi galaksi berwarna-warni yang berputar-putar di angkasa

Pengukuran bertahun-tahun dengan teleskop radio ternyata memiliki jet kedua, yang berada di arah baru. Ini adalah petunjuk tak terduga yang menunjukkan adanya lubang hitam tambahan yang tidak dapat diamati di sistem.

Raksasa Kosmik yang sangat besar

Dua lubang hitam bercahaya dengan cakram akresi terang di latar belakang galaksi yang dipenuhi bintang

Massa kedua lubang hitam tersebut adalah seratus juta satu miliar Matahari. Mereka berukuran sangat besar dan merupakan salah satu objek orbit dekat terbesar yang pernah ditemukan di luar angkasa.

Gerakan Orbital Cepat

Lubang hitam dengan cincin akresi oranye bersinar dan dua lubang hitam kecil yang mengorbit dengan latar belakang galaksi yang dipenuhi bintang

Lubang hitam ditemukan mengorbit setiap 121 hari oleh para ilmuwan. Kecepatan geraknya yang sangat tinggi (terlepas dari massanya) merupakan indikasi kuat bahwa mereka tersusun rapat dalam sistem biner.

Jarak Yang Sangat Dekat

Dua lubang hitam bercahaya dengan piringan akresi terang dihubungkan oleh pola gelombang di angkasa luar.

Kedua lubang hitam tersebut hanya berjarak beberapa ratus kali saja, yaitu jarak antara Bumi dan Matahari. Secara astronomis, jaraknya sangat dekat, menunjukkan bahwa orbitnya telah berkontraksi seiring waktu.

Bukti Cincin Einstein

Lubang hitam dengan cincin akresi oranye bersinar dan cincin gas biru terang di latar belakang galaksi yang dipenuhi bintang

Pada tahun 2022, salah satu lubang hitam dilensa secara gravitasi untuk membelokkan cahaya dari lubang hitam lain menjadi cincin Einstein. Efek ini merupakan penegasan paling kuat terhadap dualitas dan orientasi struktur sistem.

Tabrakan Kosmik yang Akan Segera Terjadi

Dua lubang hitam dengan cakram akresi oranye bersinar menyatu di angkasa dengan latar belakang berbintang.

Banyak pihak yang berpendapat bahwa merger tersebut mungkin akan terealisasi dalam waktu satu abad atau lebih. Ini adalah usia termuda yang dapat diklasifikasikan di antara sedikit peristiwa kosmik yang dapat terjadi dalam kehidupan manusia.

Gelombang Gravitasi yang Kuat

Dua lubang hitam dengan piringan akresi bercahaya dihubungkan oleh jembatan gravitasi terang di luar angkasa.

Supernova lubang hitam ini akan menghasilkan gelombang gravitasi yang sangat kuat. Gelombang ruang-waktu ini bisa sekuat yang digunakan dalam survei, dan ini mungkin memberikan data yang bagus mengenai fisika ekstrem di alam semesta.

Tantangan Observasi

Kubah observatorium di bawah langit malam berbintang dengan jalur cahaya di bukit berumput di depannya.

Tak satu pun dari lubang hitam tersebut dapat dicitrakan menggunakan alat yang lebih canggih. Untuk mendeteksi pola gelombang gravitasi yang terbentuk ketika mereka mengorbit (metode tidak langsung untuk melakukannya adalah para ilmuwan mendeteksi polanya), para ilmuwan menggunakan susunan waktu pulsar.

Ilmuwan Memantau Secara Dekat

Siluet seseorang memotret galaksi Bima Sakti di bawah langit malam berbintang.

Sistem ini sedang diawasi secara ketat oleh para ilmuwan. Ketika lubang hitam bergerak mendekat, variasi frekuensi dapat diketahui, dan hal ini memungkinkan para ilmuwan untuk menyaksikan salah satu peristiwa paling dahsyat di alam semesta yang sedang terjadi.