Scroll untuk baca artikel
#Viral

‘Bola Emas’ di Dasar Laut Berasal dari Hewan Misterius

1
×

‘Bola Emas’ di Dasar Laut Berasal dari Hewan Misterius

Share this article
‘bola-emas’-di-dasar-laut-berasal-dari-hewan-misterius
‘Bola Emas’ di Dasar Laut Berasal dari Hewan Misterius

Tiga tahun lalu, selama ekspedisi di dasar Teluk Alaska, sebuah kapal selam mendeteksi sebuah bola emas yang kontras dengan bebatuan di sekitarnya. Permukaannya yang halus dan organik tidak menyerupai permukaan hewan mana pun yang diketahui; tim segera mengambilnya untuk dipelajari. Sekarang, akhirnya, kita tahu apa itu.

Gambar mungkin berisi Senjata dan Senjata

Example 300x600

Kapal selam mengambil bola emas.

Eksplorasi Laut NOAA

Sebuah studi baru-baru ini, yang masih menunggu tinjauan sejawat, mengesampingkan dugaan pengguna media sosial asal luar bumi pada saat itu. Para peneliti menyimpulkan bahwa bola misterius itu sebenarnya adalah sisa-sisa organik Relicanthus daphneaeanemon raksasa dan langka yang menghuni laut dalam.

Gambar mungkin berisi Hewan Invertebrata Anemon Laut Kehidupan Laut Akuatik Air Alam Luar Ruangan Terumbu Karang dan Laut

Relicanthus daphneae.

‘Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) | Kantor Eksplorasi dan Penelitian (OER)’

Spesies ini diameternya bisa mencapai 30 sentimeter dan hidup di kedalaman antara 1.600 dan 4.000 meter. Biologinya membingungkan para ahli karena tidak sesuai dengan aturan yang mendefinisikan anemon dan karang. Sejak penemuannya, para ilmuwan kesulitan mengklasifikasikannya, dan asal usul evolusinya masih belum pasti.

Gambar mungkin berisi Alam Luar Ruangan Hewan Air Laut Invertebrata Anemon Laut Kehidupan Laut dan Terumbu Karang

Relicanthus daphneae bergerak melintasi dasar laut.

‘Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) | Kantor Eksplorasi dan Penelitian (OER)’

Sebelum belajartidak ada yang menghubungkan bola emas itu dengan anemon raksasa. Laporan tersebut merinci bahwa pemeriksaan awal menemukan spirosit—sel ultra terspesialisasi yang hanya dimiliki oleh cnidaria (kelompok hewan yang terdiri dari anemon, karang, dan ubur-ubur). Temuan ini mengesampingkan kemungkinan bahwa itu adalah telur atau biofilm, seperti dugaan awal.

Tim kemudian mengurutkan DNA material tersebut untuk mencari kecocokan di database. Genom mitokondria lengkap menunjukkan kecocokan sebesar 99,9 persen Relicanthus daphneae. Bukti menunjukkan bahwa bola itu adalah bagian dari anemon yang langka dan tidak terdokumentasi dengan baik. Namun, sisa-sisanya tidak cocok dengan struktur spesies ini atau anemon lainnya yang diketahui.

Gambar mungkin berisi Makanan Daging Sapi dan Daging Orang Dewasa

Tampilan jarak dekat dari kutikula yang terlepas dari anemon.

Eksplorasi Laut NOAA

Untuk memecahkan teka-teki tersebut, para peneliti meninjau kembali spesimen yang dikumpulkan bertahun-tahun sebelumnya dan mempelajarinya kembali. Mereka menemukan pecahan kutikula emas multi-laminasi yang dihasilkan anemon di sekitar pangkalnya. Mereka kemudian mengamati spesimen hidup dan menemukan bahwa, saat ia bergerak di sepanjang dasar, R.daphneae meninggalkan kutikula ini, yang tetap berada di bebatuan sampai hancur atau terkubur.

Jadi, “benda asing” yang terkenal di Teluk Alaska ternyata adalah kutikula yang terlepas dari hewan yang jarang dipelajari dan sangat misterius. Temuan ini memungkinkan untuk mengkarakterisasi dengan lebih baik Relicanthus daphneae dan jelaskan mengapa tidak ada spesimen yang mempertahankan lapisan emasnya: Anemon kehilangan lapisan emas tersebut saat bergerak, dan terkadang struktur tersebut tenggelam dan berbentuk kapsul yang tampak seperti sesuatu yang keluar dari dunia lain.

“Temuan ini menggarisbawahi sejauh mana keanekaragaman hayati dan biologi organisme fauna laut dalam masih belum terselesaikan,” laporan tersebut menyimpulkan. Menurut perkiraan ilmiah, lebih dari 80 persen lautan masih belum terpetakan, belum teramati, dan belum dijelajahi secara langsung.

Cerita ini pertama kali muncul di KABEL dalam bahasa Spanyol dan telah diterjemahkan dari bahasa Spanyol.